Beranda Warta Rutinan MDS Rijalul Ansor Watusalam Jadi Momen Perkokoh Semangat Berkhidmah

Rutinan MDS Rijalul Ansor Watusalam Jadi Momen Perkokoh Semangat Berkhidmah

38
0

Buaran, NU Kota Santri – Dalam upaya memperkokoh semangat dalam berkhidmah, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Watusalam kembali menggelar kegiatan rutinan Ansor-Banser, pada Sabtu (31/10/ 2026), bertempat di Musholla Mukaromatul Al-Amin Desa Watusalam, Kecamatan Buaran.

Rangkaian kegiatan rutinan diawali dengan pembacaan Rotibul Athos yang dipimpin Ustadz M. Riski Maulana, kemudian dilanjut kajian kitab safinatun najah dan diskusi untuk menambah kapasitas pengetahuan dan semangat kader guna menjalani rutinitas kedepan.

Ketua Ranting GP Ansor Watusalam, Syaeful Imam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh sahabat Ansor dan Banser. Ia menegaskan kepada kader ansor akan pentingnya untuk menjaga semangat dalam berkhidmah di Nadhlatul Ulama.

“Alhamdulillah kegiatan rutinan ini bisa berjalan kembali, sekaligus menjadi momentum untuk kita dapat memperkokoh semangat dalam berorganisasi dan berkhidmah.” Ujar Syaeful Imam.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebulan sekali, berkeliling dari musholla satu ke musholla yang lain. Kader Ansor Watusalam diharapkan agar tetap konsisten mengikuti setiap agenda-agenda yang sudah ditetapkan oleh pimpinan ranting.

“Semoga kegiatan ini bisa terus Istiqomah dijalankan dan tetap semangat, karena semangat itu bersifat fluktuatif, kadang naik kadang turun.” terangnya.

Koordinator Ranting (Korting) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Buaran, Sahabat Zuhdan mengungkapkan bahwa pentingnya partisipasi aktif dari seluruh anggota dalam setiap kegiatan organisasi.

“Kegiatan seperti ini harus terus dijaga sebagai tradisi positif dalam membangun ukhuwah dan semangat perjuangan.” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa bukan hanya alam yang mengalami kemarau, tetapi dalam organisasi kita saat ini sedang mengalami kemarau kader, yakni berkurangnya partisipasi anggota.

“Sekarang ini yang terjadi bukan hanya kemarau perihal alam saja, tetapi juga kemarau kader.” tuturnya.

Selain itu beliau juga berpesan untuk membangun konsolidasi bersama Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nadlatul Ulama (IPNU) Desa Watusalam, supaya kader atau alumni IPNU yang sudah berusia 20 tahun untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, yakni gerakan pemuda ansor.

“Untuk menjaring anggota baru bisa dengan melakukan pendekatan kepada kader atau alumni IPNU, dan perlu diberikan pemahaman bahwa organisasi di Nahdlatul Ulama itu berjenjang.” Imbuhnya.

Kegiatan MDS Rijalul Ansor Watusalam ini diharapkan menjadi wasilah untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan kecintaan kepada ulama, serta melanjutkan perjuangan para masyayikh dan pendahulu dengan penuh keikhlasan dan istiqamah.

Editor : Ismuhadi

Views: 28

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini