Beranda Warta Usung Tema Ekoteologi, MWC NU Doro Tanam Bibit Durian Unggul di Tanah...

Usung Tema Ekoteologi, MWC NU Doro Tanam Bibit Durian Unggul di Tanah Wakaf Produktif

68
0

NU Kota Santri, Doro — Dalam rangka memeriahkan dan mensyiarkan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Doro menggelar aksi penanaman bibit durian varian unggul di tanah wakaf produktif Desa Larikan, Kecamatan Doro, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Doro ini bertujuan untuk mengimplementasikan semangat ekoteologi sekaligus mendayagunakan potensi tanah wakaf agar lebih produktif.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Doro sekaligus perwakilan panitia HSN 2026, Nasirurrofiq, menyampaikan bahwa penanaman bibit ini merupakan rangkaian kegiatan HSN 2026 setelah sebelumnya diawali dengan pembacaan Manaqib pada Rabu (14/10/2026).
“Semoga acara kolaborasi lintas sektoral ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Nasirurrofiq dalam sambutannya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kyai Tikror Bukhori yang hadir mewakili Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan. Ia mengapresiasi inisiatif MWC NU Doro dalam mengelola aset wakaf secara produktif dan mengingatkan pentingnya kerapian administrasi.
“Tata kelola aset wakif harus dikelola secara tertib administrasi agar nilai kebermanfaatan tanah wakaf tetap terjaga dan berkelanjutan,” tegas Kyai Tikror.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pekalongan, H. Moh. Irkham, menjelaskan pentingnya pemahaman ekoteologi dalam kehidupan beragama, yakni integrasi antara keimanan dan kelestarian lingkungan.
“Iman dan menjaga lingkungan itu sangat penting. Jika tidak dijaga, kita bisa melihat dampak seperti kebakaran hutan hebat di luar Jawa yang menimbulkan kerugian materiil maupun nonmateriil secara luar biasa. Ini menjadi perhatian serius pemerintah,” jelas Irkham. Ia pun mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang hadir untuk berkoordinasi dalam memberdayakan wakaf.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala KUA Doro, Kepala Desa Larikan, para tokoh masyarakat, serta Takmir Masjid Jami Al-Hikmah Larikan. Acara ditutup dengan sesi dokumentasi foto dan video sebagai bentuk syiar HSN 2026, sekaligus diharapkan dapat menginspirasi para nazhir wakaf di tempat lain untuk mendayagunakan tanah wakafnya secara produktif.

Kontributor: Muhammad Nova Muttafiq

Editor: Ihza

Views: 48

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini