Beranda Warta Peringatan HSN 2025 di Kabupaten Pekalongan: Dari Pesantren Hijau, Liga Santri, Hingga...

Peringatan HSN 2025 di Kabupaten Pekalongan: Dari Pesantren Hijau, Liga Santri, Hingga Kirab Budaya

487
0

Pekalongan, nukotasantri – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan serangkaian acara meriah dan penuh makna dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia” kegiatan tersebut berlangsung dari Rabu (1/10/2025) hingga Ahad (26/10/2025), dengan berbagai agenda yang menggugah semangat dan motivasi para santri untuk melanjutkan perjuangan para ulama terdahulu.

Acara pembukaan HSN Kabupaten Pekalongan akan diadakan pada Rabu 1 Oktober 2025 di Pondok Pesantren Al-Qutub, Wonopringgo. Dalam kegiatan yang bakal dimulai jam 07.00 WIB ini, akan mengusung konsep Pesantren Hijau, yang ditandai dengan kick off HSN dan pelatihan penanaman serta perawatan pohon keras dan pohon buah sebagai upaya menjaga lingkungan. Acara pelatihan ini akan diikuti oleh 52 santri.

Pada 3-18 Oktober 2025, rangkaian acara dilanjutkan dengan kegiatan turnamen sepakbola yang bertajuk Liga Santri Pekalongan (LSP). Turnamen yang diikuti oleh 16 Tim/Ponpes yang ada di Kabupaten Pekalongan ini akan berlangsung di Lapangan Dororejo Kecamatan Doro. 

Ketua Panitia HSN 2025 PCNU Kabupaten Pekalongan, KH Alief Wasnadi, mengatakan Liga Santri Pekalongan bertujuan merekatkan dan jalinan silaturahmi pengasuh pesantren serta memupuk bakat sepakbola para santri. 

“LSP tidak saja mencari siapa yang paling jago, tetapi lebih dari itu yakni menjaga persaudaraan dan merekatkan tali ukhuwah islamiyah,”ujarnya.

Pada 22 Oktober 2025 agenda HSN Kabupaten Pekalongan terdapat Apel Hari Santri yang bertempat di Stadion Widya Manggala Krida. Acara ini bakal ditandai dengan memperingati resolusi jihad NU 1945 serta mengenang perjuangan para ulama terdahulu. Apel ini akan diikuti oleh ribuan santri, badan otonom NU, serta organisasi atau komunitas yang diundang. 

Puncak peringatan HSN 2025 akan digelar pada 26 Oktober 2025 dengan diadakannya Kirab Budaya. Kirab Budaya akan dimulai Jam 09.00 WIB dengan mengambil start dari Lapangan Capgawen dan finis di Taman Gemek Bebekan Kedungwuni. 

KH Alief Wasnadi menyampaikan bahwa rangkaian acara ini merupakan bentuk penghargaan terhadap peran santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. “Semangat Resolusi Jihad yang disuarakan pada tahun 1945 oleh para ulama dan santri harus terus menjadi inspirasi untuk menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa. Karena negara kita adalah penuh dengan keberagaman yang harus kita jaga,” ujarnya.

KH Alief menambahkan bahwa Hari Santri bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum bagi santri untuk merenungi kontribusi besar yang telah diberikan para pendahulu dalam menjaga NKRI. “Hari Santri harus menjadi pengingat bagi kita semua, terutama santri, untuk terus berperan aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dan mempertahankan nilai-nilai keislaman, khususnya di lingkungan Kabupaten Pekalongan” tutupnya.

Kontributor: Khairul Anwar

Views: 146

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini