Beranda Warta Semarak Kreativitas Santri, Karnaval Budaya Menjadi Puncak Peringatan Hari Santri di Kabupaten...

Semarak Kreativitas Santri, Karnaval Budaya Menjadi Puncak Peringatan Hari Santri di Kabupaten Pekalongan

329
0

‎Kedungwuni, nukotasantri.or.id — Setiap tahunnya, PCNU Kabupaten Pekalongan mengadakan Karnaval Budaya. Karnaval ini sebagai puncak acara Hari Santri Nasional 2025 sekaligus menjadi penutup rangkaian. Seluruh masyarakat berbondong-bondong untuk melihat kreativitas santri-santri dari berbagai pondok pesantren dan lembaga NU di Kabupaten Pekalongan.
‎
‎Karnaval Budaya ini berjalan lancar atas kerjasama dengan berbagai pihak. Koordinator Karnaval Budaya, H. Nabhan mengungkapkan, berkat rahmat Allah SWT dengan diiringi doa dan kerjasama semua pihak, baik Pengasuh Pondok beserta santrinya, Satuan Pendidikan Ma’arif NU dan MWC NU se Kabupaten Pekalongan dan seluruh panitia beserta aktivis NU yang bersama-sama mensukseskan kegiatan HSN.
‎
‎”Dan juga antusias dari masyarakat Pekalongan, warga nahdliyin pada khususnya, telah berpartisipasi meramaikan untuk melihat karnaval HSN. Alhamdulillah karnaval HSN PCNU Pekalongan 2025 berjalan lancar, tertib dan meriah,” ujarnya.
‎
‎Seluruh kontingen mulai berkumpul dari pukul 08.00 pagi di Gedung Kawedanan Kedungwuni. Seluruh kontingen berjalan sesuai rute yang ditentukan panitia. Gedung Kawedanan menjadi start-nya dan Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan menjadi finish-nya. Acara karnaval budaya ini dihadiri oleh H. Sukirman, S.S., M.S. selaku Wakil Bupati Pekalongan dan K.H. Muslikh Khudori selaku Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan.
‎
‎Di akhir acara Karnaval Budaya, PCNU Kabupaten Pekalongan memberikan penghargaan kepada kontingen yang telah menunjukkan kreativitas terbaiknya. Penghargaan tersebut ada dalam tiga kategori, yaitu kategori MWC NU, Satuan Pendidikan Ma’arif dan Pondok Pesantren.
‎
‎Pada kategori MWC NU, juara pertama diraih oleh MWC NU Bojong, juara kedua diraih oleh MWC NU Wiradesa, dan juara ketiga diraih oleh MWC NU Wonopringgo. Pada kategori Satuan Pendidikan Ma’arif, juara pertama diraih oleh SMP NU Karangdadap, juara kedua diraih oleh SMP Islam Walisongo Kedungwuni, dan juara ketiga diraih oleh MTs Ma’arif NU Buaran. Dan pada kategori Pondok Pesantren, juara pertama diraih oleh PP. Al-Hasyimi, juara kedua diraih oleh PP. Nurul Huda An-Najah Simbangkulon, dan juara ketiga diraih oleh PP. Modern Gondang Wonopringgo.


‎Bapak Salafudin, selaku Sekretaris Panitia HSN 2025, menjelaskan, “karnaval budaya diadakan untuk memperingati jasa dan semangat perjuangan santri, menumbuhkan cinta tanah air, melestarikan budaya Islam Nusantara, serta mempererat persaudaraan antar warga dalam suasana kebangsaan dan kegembiraan.”
‎
‎Karnaval ini mendapat respon positif dari masyarakat dengan antusiasnya menonton untuk memberikan apresiasi atas kreativitas santri. Dengan adanya karnaval ini, santri-santri dan masyarakat Nahdliyyin telah turut melestarikan budaya Islam Nusantara dan menumbuhkan cinta tanah air.
‎
‎Penulis: Ihza
Editor: Anwar

Views: 57

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini