
TEGAL, nukotasantri.or.id — Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat yang modern dan transparan, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pekalongan melakukan studi banding ke Lazisnu Kabupaten Tegal pada Senin, 3 November 2025.
Rombongan yang dipimpin Ketua PC Lazisnu Kabupaten Pekalongan, H. Mujahidin, terdiri dari enam pengurus dan tiga orang tim manajemen. Mereka datang untuk menimba pengalaman dari Lazisnu Tegal yang dinilai sukses membangun sistem pengelolaan zakat berbasis digital dan bersinergi erat dengan pemerintah daerah.
“Kami ingin belajar dari Lazisnu Tegal, mulai dari sistem pengelolaan, pemanfaatan aplikasi digital, hingga pola kolaborasinya dengan Pemkab Tegal. Lazisnu Tegal telah membuktikan diri sebagai lembaga zakat yang efektif dan dipercaya masyarakat,” ujar H. Mujahidin.
Menurutnya, kearifan lokal dan hubungan harmonis Lazisnu Tegal dengan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menyalurkan zakat dan sedekah secara tepat sasaran. Pola sinergi inilah yang akan diterapkan di Kabupaten Pekalongan.
“Hubungan yang baik antara Lazisnu Tegal dan Pemkab Tegal menjadi contoh ideal. Dukungan pemerintah membuat program pentasyarufan berjalan lancar. Kami ingin meniru model tersebut agar pelayanan zakat di Pekalongan semakin profesional,” tambahnya.

Mujahidin juga menyebutkan bahwa kesamaan karakter sosial dan politik antara Tegal dan Pekalongan — yang sama-sama memiliki basis Nahdlatul Ulama dan dominasi partai PKB — menjadi alasan kuat untuk belajar langsung ke Tegal.
“Kami juga sedang mempersiapkan diri untuk audit dari PBNU bersama sembilan Lazisnu lain di Jawa Tengah. Karena itu, kami ingin sistem kami siap dan setara dengan Lazisnu Tegal,” ungkapnya.
Selain mempelajari tata kelola kelembagaan, rombongan Lazisnu Pekalongan juga fokus mendalami strategi digitalisasi layanan zakat. Mereka berencana mengadopsi teknologi informasi yang telah diterapkan Lazisnu Tegal untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi di daerahnya.
Sementara itu, Ketua PC Lazisnu Kabupaten Tegal, H. Maskun, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan lembaganya tidak lepas dari sinergi kuat dengan Pemerintah Kabupaten Tegal dan dukungan Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman.
“Kerja sama dengan Pemkab Tegal membuat banyak program berjalan efektif, mulai dari kurban, ketahanan pangan, hingga penyediaan ambulans untuk masyarakat,” jelas Maskun.
Pertemuan kedua lembaga ini diakhiri dengan komitmen untuk terus menjalin kerja sama dan berbagi pengalaman dalam memperkuat peran sosial Lazisnu di tingkat daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran lintas kabupaten, Lazisnu Pekalongan bertekad menjadikan studi banding ini sebagai langkah konkret menuju lembaga zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Kontributor: Syaikhul Alim
Views: 37







