
KEDUNGWUNI, nukotasantri.or.id – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali diwujudkan NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan melalui pentasyarufan bantuan biaya pengobatan kepada M. Fauzan (50), warga Desa Gembong, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Ahad (6/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan melalui program NU CARE SEHAT sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pengobatan. M. Fauzan merupakan salah satu warga yang membutuhkan dukungan karena sudah berbulan-bulan mengalami keterbatasan aktivitas akibat kecelakaan kerja yang dialaminya di rumah.
Ketua NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan, H. Mujahidin, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga M. Fauzan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan sehari-hari.
Menurutnya, kondisi yang dialami M. Fauzan membutuhkan perhatian bersama. Selain mengalami keterbatasan dalam beraktivitas, biaya perawatan yang harus ditanggung secara rutin menjadi beban tersendiri bagi keluarga dengan kondisi ekonomi yang terbatas.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Pak Fauzan dan keluarga. Kami juga berharap beliau diberikan kesembuhan serta kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Mujahidin.
M. Fauzan mengalami kecelakaan kerja saat sedang memperbaiki genteng rumahnya yang bocor. Kecelakaan tersebut mengakibatkan tulang belakangnya mengalami retak dan berdampak pada saraf. Sejak Desember 2025 hingga saat ini, Fauzan lebih banyak menghabiskan waktu dengan berbaring di tempat tidur karena belum mampu beraktivitas secara normal.
Istrinya, Musiyam, mengatakan setelah kecelakaan tersebut dirinya telah berupaya membawa suaminya untuk mendapatkan pengobatan. Namun, keterbatasan biaya membuat proses pengobatan tidak dapat dilanjutkan secara optimal.
“Sudah berusaha kami bawa berobat, tetapi karena keterbatasan biaya akhirnya pengobatan tidak bisa dilanjutkan,” tutur Musiyam.
Kondisi keluarga semakin berat karena pasangan tersebut masih memiliki anak yang masih duduk di bangku madrasah ibtidaiyah, masing-masing kelas 3 dan kelas 6 MI. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga mengandalkan penghasilan dari berjualan makanan ringan dari rumah.
Penghasilan tersebut, menurut Musiyam, sebagian besar hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam kondisi suaminya yang tidak dapat bekerja seperti sebelumnya, kebutuhan biaya pengobatan dan perawatan menjadi persoalan yang cukup berat bagi keluarga.
Selain mengalami gangguan pada tulang belakang dan saraf, Fauzan juga mengalami kesulitan buang air kecil sebagai dampak dari kecelakaan yang dialaminya. Kondisi tersebut membuatnya harus menggunakan selang untuk membantu proses buang air kecil.
Selang tersebut harus diganti secara berkala, paling lama setiap 15 hari sekali. Untuk satu kali penggantian, keluarga harus mengeluarkan biaya sekitar Rp150.000. Bagi keluarga dengan penghasilan terbatas, kebutuhan rutin tersebut tentu menjadi beban tambahan yang tidak ringan.
Musiyam mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan perawatan suaminya.
Ia berharap kondisi kesehatan suaminya dapat berangsur membaik sehingga Fauzan bisa kembali menjalani aktivitas seperti sebelum mengalami kecelakaan.
“Semoga suami saya segera diberikan kesembuhan dan kami sekeluarga diberi kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” harap Musiyam.
Pentasyarufan melalui program NU CARE SEHAT tersebut menjadi bagian dari ikhtiar NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tidak hanya menjadi bentuk dukungan material, tetapi juga diharapkan memberikan semangat dan rasa kepedulian kepada penerima manfaat agar tetap memiliki harapan dalam menghadapi kondisi yang sulit.
Melalui bantuan tersebut, NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Pekalongan juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu warga seperti M. Fauzan memperoleh kesempatan untuk mendapatkan perawatan yang layak dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Pewarta: Syaikhul Alim
Views: 21







