Pekalongan, Nu Kota Santri – Dalam rangka meningkatkan literasi dan menumbuhkan minat baca sejak dini, Diikuti oleh siswa Kelas 4 MI Salafiyah Karanganyar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mengadakan kegiatan Kokurikuler berupa kunjungan edukatif ke Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Pekalongan, Rabu (28/10/2026).
Kemudian rombongan siswa didampingi langsung oleh wali kelas dan beberapa dewan guru berangkat dari madrasah menuju Perpusda yang berada Jl. Krakatau No.3, Kajen, Kabupaten Pekalongan dengan penuh antusias.
Setibanya di lokasi, para siswa disambut hangat oleh petugas Perpustakaan Daerah. Mereka diajak berkeliling untuk mengenal berbagai fasilitas, jenis-jenis koleksi buku, mulai dari buku cerita anak, ensiklopedia, hingga buku-buku pengetahuan umum.
Petugas juga memberikan edukasi tentang tata cara menjadi anggota perpustakaan, cara meminjam dan merawat buku, serta pentingnya membaca di era digital saat ini.
“Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal sumber belajar di luar sekolah. Perpustakaan adalah jendela dunia,” ujar Pak Romzan, salah satu guru pendamping.
Para siswa terlihat sangat senang dan antusias. Mereka diberi waktu bebas untuk membaca buku-buku yang ada di ruang baca anak. Banyak dari mereka yang asyik membaca dan berdiskusi bersama teman.
Melalui kegiatan Kokurikuler ini, diharapkan siswa MI Salafiyah Karanganyar semakin gemar membaca, menambah wawasan, dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar.
Kegiatan yang diselenggarakan dengan bertepatan hari sumpah pemuda ini, menjadi bukti bahwa semangat kepemudaan masih terus menyala hingga generasi sekarang.
Dengan adanya kegiatan kunjungan, siswa tidak hanya belajar tentang materi pelajaran di sekolah, tetapi juga memahami bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja dengan memanfaatkan fasilitas publik yang disediakan pemerintah
Kunjungan ini menjadi sebuah sinergi yang baik antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah seperti Perpusda sangat penting dalam membangun budaya literasi.
Editor : Ismuhadi
Views: 21








