
Kedungwuni, nukotasantri.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan siap menyelenggarakan Pengajian Akbar dan PCNU Kabupaten Pekalongan Bersholawat sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU. Acara tersebut akan dilaksanakan pada Selasa malam Rabu, 21 Januari 2025, di Lapangan Capgawen, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Kyai Tikror Bukhori, Ketua Panitia Harlah ke-102 NU, mengungkapkan bahwa rangkaian acara ini telah diawali dengan ziarah masyayikh Nahdlatul Ulama Kabupaten Pekalongan yang berlangsung pada Ahad, 12 Januari 2025. “Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah, PCNU Kabupaten Pekalongan juga menggelar Pengajian Akbar yang insya Allah akan dihadiri oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA, Mantan Ketua Umum PBNU sekaligus Mustasyar PBNU. Acara ini juga akan dihadiri oleh para tokoh ulama dan pejabat pemerintahan Kabupaten Pekalongan,” jelasnya saat ditemui di lokasi acara pada Senin, 20 Januari 2025, saat dilakukan pengecekan akhir kesiapan.
Selain diisi tausiyah dari KH. Said Aqil Siraj, acara ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan Grup Hadroh Asyiqol Musthofa dari Pekalongan. Kyai Tikror menambahkan bahwa acara ini terbuka untuk masyarakat umum dan diperkirakan akan diikuti oleh ribuan warga Nahdliyin Kabupaten Pekalongan. “Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan menyemarakkan acara ini. Insya Allah, ini menjadi momentum mempererat ukhuwah dan kolaborasi antara NU dan umat Islam,” tambahnya.
KH. Muslikh Khudlori, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, menyampaikan bahwa peringatan Harlah NU kali ini mengangkat tema “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat.” Tema tersebut, menurutnya, menekankan pentingnya kolaborasi antara NU dan umat Islam dalam berbagai aspek kehidupan. “Kolaborasi ini meliputi pendidikan, sosial, ekonomi, dan keagamaan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Ini sejalan dengan komitmen NU untuk terus berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” ujar KH. Muslikh Khudlori.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga simbol kolaborasi yang harmonis antara berbagai elemen masyarakat. Dengan usia NU yang telah mencapai 102 tahun pada 16 Rajab 1446 H, NU bertekad untuk terus bergerak bersama umat demi mewujudkan Indonesia yang maslahat.
Pengecekan akhir kesiapan lokasi di Lapangan Capgawen dilakukan pada Senin siang, 20 Januari 2025. Panitia memastikan seluruh kebutuhan acara, seperti panggung, pencahayaan, dan fasilitas pendukung lainnya, telah siap untuk menyambut ribuan jamaah. “Semua persiapan berjalan lancar, dan kami optimis acara ini dapat berjalan dengan sukses,” pungkas Kyai Tikror.
Dengan berbagai persiapan matang dan partisipasi aktif masyarakat, Pengajian Akbar PCNU Kabupaten Pekalongan Bersholawat diharapkan menjadi acara yang berkesan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang hadir.
Kontributor: Syaikhul Alim
Views: 32







