Kajen, nukotasantri – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan KH. Muslikh Khudlori berpesan kepada segenap pengurus Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pekalongan masa Khidmah 2024-2026 untuk memperkuat kaderisasi di tubuh IPPNU, hal ini dilakukan demi menumbuhkan sikap militansi kader. Pesan ini beliau sampaikan saat menghadiri pelantikan PC IPPNU Kabupaten Pekalongan Masa Khidmah 2024-2026 yang digelar di Gedung MWCNU Kajen, Jalan Pahlawan Rowolaku Kajen, Sabtu (26/10/2024).
Kyai Muslikh menegaskan bahwa IPPNU adalah organisasi kader, maka pengkaderan harus menjadi stressing dalam aktifitas organisasi. Organisasi NU yang besar ini tidak akan mampu eksis tanpa adanya kaderisasi dari bawah, NU yang besar tidak akan ada tanpa ada kader yang tumbuh dari bawah, oleh karena itu IPPNU harus menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam menyiapkan pengkaderan.
“Kaderisisasi adalah memproduksi jiwa-jiwa insan agar memiliki kapasitas dan militansi yang tangguh. Oleh karena itu dibutuhkan kesiapan, tanpa adanya kesiapan IPPNU dalam menggodog kader, maka ke depannya akan keropos. Biasanya para pemimpin NU yang bagus bisa kita lacak historisnya ketika di IPNU atau IPPNU oleh karena itu tolong kaderisasi ini betul-betul dimaksimalkan” pintanya.
Ditambahkannya, fenomena yang terjadi sekarang kenapa NU sendiri gencar membuat kaderisasi. Instruksi langsung dari PBNU semua pengurus semua tingkatan harus mengenyam dan mengikuti kaderisasi. Kita berfikir positif, bukan NU tidak percaya dengan kaderisasi yang sudah berjalan di badan otonom, akan tetapi dengan semakin banyak kaderisasi dari semua jenjang akan semakin mengokohkan jiwa-jiwa militansi kader-kader Nahdlatul Ulama
“Kami menyampaikan selamat atas pelantikan PC IPPNU Kabupaten Pekalongan masa khidmah 2024-2026, mudah-mudahan mendapatkan hidayah dari Allah SWT dan diberikan Kesehatan yang prima sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Amin” pungkasnya.
Sementara itu Ketua PC IPPNU Kabupaten Pekalongan, Riski Vitrinova mengungkapkan bahwa periode PC IPPNU 2024-2026 ini mengusung visi Menjadikan organisasi PC IPPNU memiliki kaderisasi yang kuat, administrasinya yang cermat sehingga terwujud organisasi yang hebat. Strong cadre, careful administration for great organization.
“Untuk menggodog visi, misi dan program tersebut, PC IPPNU Kabupaten Pekalongan telah merumuskan Rencana Strategis (Renstra). Fokus kami bagaimana kami dapat membentuk kader di Kabupaten Pekalongan lebih kuat yang dimana kaderisasi tidak cukup Makesta (Masa Kesetiaan Anggota), Lakmud (Latihan Kader Muda) dan Lakut (Latihan Kader Utama)” jelasnya.
Riski berharap IPPNU Kabupaten Pekalongan benar-benar dapat mewadahi kadernya dengan mengembangkan potensi yang dimilikinya lewat IPPNU untuk kemudian mendistribusikan agar menjadi orang-orang hebat. Ini sesuai dengan tagline PC IPPNU Kabupaten Pekalongan IPPNU Hebat, Hebat dalam berfikir dan hebat dalam bertindak.
“Saat kaderisasi sudah berjalan dengan hebat seringkali yang menjadi masalah adalah administrasi organisasinya oleh karena itu kami berkomitmen untuk menata administrasi organisasi agar lebih tertata dan lebih baik dari sebelumnya. Ketika kaderisasi sudah kuat, administrasi tertata maka harapannya organisasi akan menjadi organisasi yang hebat. Bukan hanya organisasinya tapi kader-kadernya” terangnya.
Ditambahkannya, pada peatikan dan rapat kerja kali ini kami mengangkat tema gliyak-gliyak tumindak sareh pakoleh. Ini merupakan peribahasa jawa yang identik dengan kami selaku Perempuan yang dikatakan gerakannya lambat, meski lambat hasilnya nyata. Peribahasa jawa ini tegesé sanajan alon-alon anggoné tumindak, nanging bisa kaleksanan kekarepané. Kami berharap meskipun sebagai Perempuan tidak secepat laki-laki, tetapi kami yakin harapan bisa terlaksana. Untuk itu kami mohon doa restu terutama kepada para kyai semoga kami dapat melaksanakan tugas dan Amanah dengan baik.
Pelantikan dan rapat kerja I ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudlori, Katib Syuriyah yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah, KH. Ahmad Muzaki, PW IPPNU Jawa Tengah, PC IPPNU Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jajaran Badan Otonom NU Kabupaten Pekalongan baik Muslimat, GP Ansor, Fatayat NU, MWCNU Kajen beserta Banomnya. Hadir pula Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Pekalongan, antara lain PD IPM Kabupaten Pekalongan. Selain pelantikan PC IPPNU dikukuhkan juga jajaran DKC KPP Kabupaten Pekalongan periode 2024-2026.
Kontributor: Syaikhul Alim
Views: 53








