Beranda Warta LPBI NU Kabupaten Pekalongan Peringati Harlah ke-15: Perkuat Komitmen Hadapi Bencana dan...

LPBI NU Kabupaten Pekalongan Peringati Harlah ke-15: Perkuat Komitmen Hadapi Bencana dan Perubahan Iklim

419
0
Dalam Rangka memperingati Hari Lahir yang ke-15, LPBI NU Kabupaten Pekalongan Perkuat Komitmen Hadapi Bencana dan Perubahan Iklim

Pekalongan, nukotasantri.or.id — Memasuki usia ke-15, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PCNU Kabupaten Pekalongan meneguhkan komitmennya dalam menghadapi tantangan kebencanaan dan perubahan iklim yang semakin kompleks, khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan. Sejak didirikan, LPBI NU terus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana dan pelestarian lingkungan.

Beragam persoalan lingkungan dan bencana melanda wilayah ini. Daerah pesisir menghadapi permasalahan serius seperti krisis air bersih, banjir rob, serta penurunan kualitas ekosistem. Di wilayah tengah, pencemaran dan persoalan sampah berdampak pada sektor pertanian serta memperburuk potensi banjir. Sementara itu, kawasan hulu kian rentan terhadap longsor, cuaca ekstrem, serta berkurangnya debit air akibat alih fungsi lahan dan kekeringan.

Menanggapi tantangan tersebut, LPBI PCNU Kabupaten Pekalongan terus menggulirkan berbagai inisiatif strategis. Program penanaman pohon, pemetaan wilayah rawan bencana, edukasi kebencanaan, serta penguatan jaringan relawan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat.

Meski begitu, sejumlah tantangan masih harus diatasi. Di antaranya belum lengkapnya peta ancaman bencana, belum tersedianya sistem peringatan dini yang terkoordinasi dengan baik, serta kurang optimalnya penggunaan media sebagai alat penyebaran informasi kebencanaan.

Dalam momentum peringatan hari lahir ke-15 ini, LPBI NU berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga organisasi sosial lainnya—untuk bersama-sama membangun sistem pengurangan risiko bencana yang lebih tangguh. Fokus ke depan termasuk pemberdayaan kader desa, penguatan kapasitas masyarakat, serta pembangunan sistem penanganan pasca-bencana yang berkelanjutan.

“Kami yakin, dengan sinergi yang kuat antara berbagai pihak, LPBI PCNU Kabupaten Pekalongan mampu menjadi pelopor dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana dan dampak perubahan iklim,” ungkap Muhammad Eko Prasetyo, Ketua LPBI PCNU Kabupaten Pekalongan.

Ke depan, LPBI NU Kabupaten Pekalongan bertekad untuk memperluas jangkauan, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat aksi nyata demi keberlanjutan lingkungan serta masa depan yang lebih aman dan berdaya.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 23

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini