Beranda Warta PCNU Pekalongan Resmikan Ponpes An-Nahdliyah, Wujud Nyata Pendidikan NU

PCNU Pekalongan Resmikan Ponpes An-Nahdliyah, Wujud Nyata Pendidikan NU

222
0

Kesesi, nukotasantri.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan menggelar pengajian umm dalam rangka peresmian Pondok Pesantren An-Nahdliyah yang bertempat di Dukuh Bantul, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi pada Sabtu (24/1/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Harlah ke-100 NU di Kabupaten Pekalongan.

Panitia Pembangunan Ponpes An-Nahdliyah Kiai Mustajirin mengatakan, pondok Pesantren Ahnadiyah ini berdiri di atas tanah sekitar jumlah keseluruhan adalah 20.000 m² atau 2 hektar. “Tanah ini berasal dari wakaf Bapak Khairun dari Kesasi Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Disampaikan, pembangunan ini sudah berjalan mulai peletakan batu pertama tanggal 9 Desember 2024. Kemudian selesai pada hari ini. Artinya perjalanan pembangunan ini nyaris sampai 1 tahun 24 hari dengan telah menelan anggaran sekitar 1,6 miliar.  

“Alhamdulillah ini dana didukung oleh Kas PCNU kemudian dukungan semuanya dari warga Nahdliyin se-Kabupaten Pekalongan. Malam ini juga secara resmi pengelolaannya kami pasrahkan kepada PCNU. Karena tugas kami adalah membangun.”tambahnya.

Kiai Mustajirin juga mengajak masyarakat yang ingin mewakafkan hartanya untuk membangun mushola ponpes. “Adapun kondisi yang terkini bangunan dua lantai, lantai bawah atau lantai satu itu untuk aula, aula kita pakai untuk mushola sementara. Karena belum punya masjid atau musala mungkin pada malam ini tak sampaikan lelang akhirat. Monggo ini sudah ada tanahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslikh Khudori, M.Si menyampaikan, Ponpes An-Nahdliyah ini berada di bawah naungan PCNU Kabupaten Pekalongan. Ide membangun ponpes muncul saat di tahun 2024 PCNU menerima tanah wakaf 2 hektar.

“Ini ide cemerlang dari pengurus cabang untuk memanfaatkan tanah wakaf ini. Si wakif dulu berpesan bahwa tanah ini diwakafkan untuk NU dan nanti kalau kurang tinggal ngomong tak tambahi. Begitu pesan si wakif.” Terangnya.

Pada saat itu yang menerima pemberian tanah wakaf adalah ketua PCNU dengan Rais terdahulu yaitu KH. Saiful. “Berkali-kali beliau menyampaikan nanti kalau kurang mau saya tambahi. Bahkan terakhir menyampaikan sama saya akan dibikinkan jalan yang lebih luas sana. Matur nuwun kepada beliau yang sudah begitu ikhlasnya.” Tambahnya.

Peresmian Ponpes An-Nahdliyah ditandai dengan penyerahan kunci pintu ponpes secara simbolis dari panitia kepada PCNU Kabupaten Pekalongan. Turut hadir pula ketua DPRD H. Munir, asisten pemerintahan Kesra Sekda Kabupaten Pekalungan Hj Siti Masrurah, M.Si, Rais KH. Baihaki Anwar serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan peresmian Ponpes An-Nahdliyah ini dipungkasi dengan acara Mauidhoh Khasanah yang disampaikan langsung oleh Rais PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidillah Shodaqoh.

KH. Ubaidillah menyampaikan bahwa PCNU Pekalongan ini dinamis. Dinamis dalam melaksanakan program-programnya yang kita harapkan. Sebagaimana tadi apa yang didawuhkan oleh Romo K.H Muslikh bahwa NU harus hadir dalam setiap relung-relung masalah yang ada di masyarakat ini. Termasuk yang utama adalah mendidik masyarakat ini, mendidik kader-kader kita ini dengan sekolahan-sekolahan, madrasah-madrasah dan pondok-pondok.

“Ini namanya walimah walimatul waqirah. Jadi walimah untuk meresmikan suatu bangunan baru. Yang panjenengan tahu walimatul urs saja ya. Artinya ketika apa yang kita bangun, yang akan kita tempati ini telah jadi, maka sunah para ulama itu mengadakan walimah. Sunah para ulama ini kalau sunah Nabi tidak ditemukan tapi sunah para ulama maka disunahkan diadatkan untuk walimah. Walimah itu ya mengundang makan-makan,” jelasnya.

Disampaikan, pondok pesantren merupakan pendidikan yang paling tua, dari zaman kanjeng nabi sudah ada, zaman wali songo sampai zaman Mbah Kiai Hasyim Asy’ari dan tentunya sampai sekarang. “NU harus merawat dan membesarkan ponpes supaya kemunculan alim ulama tidak terputus dan senantiasa dapat memberikan ilmu kepada masyarakat,”pungkasnya.

Pewarta: Khairul Anwar

Views: 56

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini