Buaran, NU Kota Santri – Menghadapi era digital yang kian deras dengan lalu lintas informasi, MI Salafiyah Simbang Kulon 02 Kecamatan Buaran mengambil langkah proaktif untuk membekali para siswanya. Sebanyak 20 siswi terpilih dari kelas 4, 5, dan 6 antusias mengikuti Pelatihan Jurnalistik bertajuk “Jurnalis Cilik Beraksi: Kreatif Menulis, Mahir Membidik Layar” yang berlangsung di Kedai Kopi Kawan pada Sabtu (5/9/2026).
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Hadir sebagai narasumber utama, Muhammad Wahidin, S.E., presenter Batik TV Pekalongan. Dalam sesi pemaparannya, ia tidak hanya mengajarkan teori dasar penulisan berita, tetapi juga membagikan teknik praktis fotografi dan videografi menggunakan ponsel pintar. Para peserta diajak memahami cara mengambil sudut pandang gambar (angle) yang menarik, menyusun narasi ringkas, hingga menguasai teknik pencahayaan yang tepat.
Kepala MI Salafiyah Simbang Kulon 02, Saifuddin, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini digagas sebagai wujud kepedulian sekolah terhadap pentingnya literasi digital sejak dini bagi generasi muda NU.
“Arus informasi saat ini sangat cepat. Anak-anak harus dibekali dengan dasar-dasar jurnalistik agar mereka bisa bijak dalam bermedia sosial. Melalui pelatihan ini, kami berharap para siswi tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu mengolah konten positif dan menjadi content creator yang bermutu melalui tulisan maupun karya foto dan video,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswi tampak aktif mempraktikkan teori yang diberikan. Mereka diajak langsung mencatat poin-poin berita, mengambil dokumentasi gambar yang estetis, hingga merekam momen kegiatan secara rinci.
Antusiasme tinggi pun dirasakan oleh para peserta, salah satunya Arsyena, siswi yang ikut dalam pelatihan tersebut. Ia mengaku sangat senang dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara karena suasana pelatihannya begitu seru. “Banyak ilmu baru mengenai penulisan dan pengambilan gambar yang ia dapatkan di sini, yang sebelumnya belum pernah diajarkan di dalam kelas.” ujarnya.
Sebagai penutup dan bentuk apresiasi atas semangat peserta, panitia membagikan kejutan reward khusus bagi peserta paling aktif, penulis berita paling kreatif, serta videografer dengan hasil karya terbaik. Momen ini sekaligus menjadi penyemangat bagi para jurnalis cilik madrasah untuk terus berkarya, mengasah potensi diri, dan menyebarkan kebaikan serta nilai-nilai edukatif di dunia digital.
Melalui pelatihan ini, MI Salafiyah Simbang Kulon 02 membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan etika dan keadaban bermedia.
Kontributor: Aninditiya
Editor: Khairul Anwar
Views: 23








