Tirto, nukotasantri.or.id – PR Fatayat NU Karangjompo berkesempatan menghadiri kegiatan rutinan keputrian yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini dan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PAC Fatayat NU Tirto pada Ahad, 26 April 2026, bertempat di RA Muslimat NU Desa Pucung.
Kegiatan rutinan ini merupakan agenda bulanan yang dilaksanakan secara bergilir di setiap ranting se-Kecamatan Tirto. Namun, pada pelaksanaan kali ini terdapat nuansa yang berbeda dari biasanya. Seluruh peserta yang hadir diwajibkan mengenakan kebaya dengan jilbab putih sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan perempuan sekaligus memperingati Hari Kartini.
Rangkaian acara berlangsung dengan menarik dan penuh semangat kebersamaan. Salah satu agenda yang menjadi daya tarik utama adalah Rebana Kolosal, di mana setiap ranting membawa alat rebana untuk dimainkan secara bersama-sama dalam mengiringi pembacaan kitab Burdah. Suasana religius pun semakin terasa dengan lantunan shalawat yang menggema, menciptakan kekhidmatan sekaligus kekompakan antar peserta.
Selain itu, terdapat pula sesi Rendez Vouz, yaitu forum penyampaian perjalanan dan kegiatan Fatayat NU oleh para mantan Ketua PAC Fatayat NU Tirto dari masa ke masa. Sesi ini menjadi ruang refleksi sekaligus inspirasi bagi kader muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan perjuangan organisasi.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus meriah, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan kader Fatayat NU di wilayah Tirto. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat peran perempuan dalam organisasi, khususnya dalam menjaga tradisi keislaman yang moderat, inklusif, dan berakar pada kearifan lokal.
Ketua PAC Fatayat NU Tirto Ella Maryana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting bagi keberlangsungan organisasi.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi kader untuk terus menguatkan peran Fatayat NU di tengah masyarakat. Peringatan Hari Kartini dan Harlah ke-76 Fatayat NU menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani semangat perjuangan perempuan dalam bingkai keislaman dan kebangsaan. Kami berharap Fatayat NU Tirto semakin solid, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, keistiqamahan dalam berorganisasi, serta peran aktif perempuan dalam kehidupan sosial keagamaan semakin meningkat di lingkungan Fatayat NU Tirto.
Pengirim: Yulia
Editor: Anwar
Views: 24








