Tirto, NU Kota Santri — MTs Salafiyah NU Karanganyar Kecamatan Tirto menggelar acara pelepasan dan Khataman Nadhom Imrithi pada hari Minggu, (18/5/2026). Acara tersebut berlangsung meriah dan penuh haru. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman madrasah tersebut dihadiri kurang lebih 500 peserta, terdiri atas 218 murid, 218 wali murid, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat dan tokoh setempat.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan juga menjadi momentum penting untuk memberikan pesan moral dan motivasi kepada para murid yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Dalam sambutannya, Kepala Desa Karanganyar, Hasan Basri menyampaikan bahwa para lulusan akan menghadapi tantangan kehidupan dan pendidikan yang semakin besar setelah meninggalkan bangku madrasah tsanawiyah.
“Setelah lulus dari MTs, anak-anak akan memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan tantangan yang tentunya lebih berat. Karena itu, teruslah belajar dan menjaga akhlak,” pesannya di hadapan para peserta yang hadir.

Sementara itu, perwakilan wali murid, Didin Nasrudin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh dewan guru yang telah mendidik dan membimbing para siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada segenap dewan guru. Sebagai orang tua, yang bisa kami lakukan mungkin hanya membayar SPP, tentu itu tidak sebanding dengan pengorbanan dan dedikasi bapak ibu guru dalam mendidik anak-anak kami,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tetap fokus belajar dan tidak terjerumus dalam pengaruh negatif dunia maya. Selain itu, ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif dalam mendampingi serta mengawasi putra-putri mereka, khususnya dalam penggunaan media sosial.
Acara pelepasan semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dari para siswa. Mulai dari tari zapin yang memukau, tari kreasi Dayak yang enerjik, lantunan lagu Syaikhona yang dibawakan dengan merdu, hingga penampilan puisi yang sukses mengundang haru para hadirin.
Suasana penuh kebersamaan dan rasa bangga tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan para siswa di bangku madrasah sekaligus awal langkah mereka menuju masa depan yang lebih luas.
Kontributor: Hafidz Spasi
Editor: Ihza
Views: 19








