Beranda Warta 98 Kader Penggerak NU Tirto Diminta Jaga Marwah NU

98 Kader Penggerak NU Tirto Diminta Jaga Marwah NU

179
0

Tirto, NU Kota Santri – Sebanyak 98 peserta resmi dinyatakan lulus dalam Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) XI MWC NU Tirto yang diselenggarakan pada Jumat – Ahad (15–17/5/2026) di SD Unggulan Nidaul Quran, Desa Pucung, Kecamatan Tirto.

Selama tiga hari tiga malam, para peserta ditempa dalam proses kaderisasi yang penuh kedisiplinan, penguatan ideologi, pengabdian, serta peneguhan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah. Mereka datang dari berbagai latar belakang. Ada kyai, dosen, guru, pendidik, wiraswasta, buruh, petani, hingga aktivis masyarakat. Semua melebur dalam satu niat yang sama, yaitu berkhidmah untuk Nahdlatul Ulama dan umat.

Tidak ada perbedaan kedudukan di ruang kaderisasi. Semua duduk bersama, belajar bersama, berjuang bersama, dan menguatkan satu sama lain dalam proses panjang menjadi Kader Penggerak NU. Rasa lelah, kantuk, dan beratnya proses dijalani dengan penuh kesungguhan demi menjaga mata rantai perjuangan para ulama.

Ketua Panitia Abdul Azis menyampaikan, PD-PKPNU bukan sekadar forum pelatihan biasa.

“Di dalamnya ada ikatan batin, ada ghirrah perjuangan, ada air mata keikhlasan, serta harapan besar agar lahir kader-kader yang mampu menjaga jam’iyah, merawat tradisi, dan hadir di tengah masyarakat dengan ketulusan pengabdian.” ujarnya.

Suasana haru begitu terasa saat prosesi baiat berlangsung. Satu per satu peserta meneguhkan janji pengabdian di hadapan Allah SWT, para instruktur, dan seluruh kader yang hadir. Bukan hanya lulus secara administratif, tetapi juga membawa amanah moral untuk menjaga marwah Nahdlatul Ulama di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

Kegiatan ini juga menjadi saksi bahwa kaderisasi NU hidup karena gotong royong dan ketulusan banyak pihak. Panitia, instruktur, pengurus, hingga seluruh elemen yang terlibat telah memberikan tenaga, pikiran, dan waktu terbaiknya demi lahirnya kader penggerak yang tangguh dan istiqamah.

Kini forum telah selesai. Lampu-lampu kegiatan telah dipadamkan. Namun sesungguhnya perjalanan baru saja dimulai. Sebab kaderisasi sejati tidak berhenti di forum. Justru dimulai setelah forum berakhir.

Pengirim: Abi Farzana
Editor: K. Anwar

Views: 109

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini