Kajen, NU Kota Santri – Kegiatan rutin Naharul Ijtima’ Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kajen kembali digelar pada Jumat Pahing (19/6/2026) di Masjid Al-Hasyimi, Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Selain menjadi ajang silaturahmi warga Nahdliyin, kegiatan kali ini menghadirkan kajian Kitab Nashoihul ‘Ibad yang menjadi “menu utama” dalam rangkaian pengajian rutin tersebut.
Kajian kitab yang dibacakan oleh K. Misbahul Munir tersebut merupakan putaran kedua sejak pertama kali dilaksanakan pada Naharul Ijtima’ sebelumnya di Masjid Sabilussalam, Desa Brengkolang. Pengajian kitab ini menjadi salah satu inovasi MWCNU Kajen atas masukan jajaran Syuriah dan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) sebagai upaya memperkuat tradisi keilmuan di kalangan warga Nahdlatul Ulama.
Kegiatan dihadiri jajaran Syuriah MWC NU Kajen, di antaranya K. Kholil Ridwan Alhafidz, K.H. Mahfudz Zain, M.Sy., K. Misbahul Munir, K. Lukman Hakim, dan Ustadz Mustajirin. Hadir pula Ketua Tanfidziyah MWCNU Kajen, Drs. Busyaeri, M.H., bersama unsur lembaga dan badan otonom NU lainnya, termasuk LP Ma’arif NU, LBM, dan LTN.
Sebagai forum konsolidasi organisasi dan penguatan ukhuwah Islamiyah, kegiatan Naharul Ijtima’ diawali dengan istighasah dan tahlil yang dipimpin oleh Rois Syuriah MWC NU Kajen, K. Kholil Ridwan Alhafidz. Tradisi tersebut menjadi ciri khas yang selalu mewarnai setiap pelaksanaan Naharul Ijtima’ di lingkungan NU Kajen.
Rois Syuriah PR NU Tanjungkulon, Riyanto, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para dermawan yang turut berpartisipasi dalam santunan anak yatim.
“Atas nama Pengurus Ranting NU Desa Tanjungkulon, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara ini berjalan lancar. Terlebih kepada para agniya yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk santunan anak yatim. Semoga menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan yang berlimpah dari Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kajen, Drs. Busyaeri, M.H., mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga dan mengembangkan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah melalui pendidikan dan tradisi keilmuan.
Menurutnya, salah satu bentuk nyata menjaga ajaran Aswaja adalah dengan mendukung lembaga pendidikan yang dikelola Nahdlatul Ulama melalui LP Ma’arif. ” Mari untuk membiasakan kegiatan mengaji di masjid dan musala sebagai sarana memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat.” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Busyaeri turut menyinggung pentingnya kajian Kitab Nashoihul ‘Ibad karya ulama besar Nusantara, Kiai Nawawi al-Bantani. Menurutnya, kitab tersebut sarat dengan nasihat dan hikmah yang relevan untuk membentuk karakter umat Islam.
“Kita perlu meneladani semangat para ulama terdahulu dalam mencari ilmu. Syaikh Kholil Bangkalan yang sudah terkenal keilmuannya saja masih bersungguh-sungguh untuk mengaji kepada Syaikh Nawawi al-Bantani. Semangat seperti inilah yang harus kita hidupkan kembali di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sebelum kajian kitab dimulai, LAZISNU MWCNU Kajen bersama para dermawan Desa Tanjungkulon menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim di sekitar Masjid Al-Hasyimi. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial yang selalu menyertai agenda Naharul Ijtima’.
Kajian Kitab Nashoihul ‘Ibad berlangsung dengan penuh perhatian dari jamaah. Setelah pembacaan kitab, panitia membuka sesi tanya jawab yang membahas berbagai persoalan keagamaan, baik yang berkaitan dengan isi kitab maupun persoalan fikih yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Katib Syuriah PCNU Kabupaten Pekalongan, K.H. Ahmad Muzaki. Setelah menunaikan Salat Asar berjamaah, para peserta mengikuti ramah tamah dan makan bersama.
Menariknya, selain mendapatkan “santapan rohani” melalui kajian Kitab Nashoihul ‘Ibad, para jamaah juga disuguhi menu khas berupa sate kambing yang disiapkan oleh Takmir Masjid Al-Hasyimi. Suasana kebersamaan yang hangat semakin mempererat silaturahmi antarwarga Nahdliyin yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kontributor: Bati Achmad Dalari
Editor: Khairul Anwar
Views: 43








