Beranda Warta NU Pandanarum dan Banom Bersatu Santuni 52 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial...

NU Pandanarum dan Banom Bersatu Santuni 52 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Muharam

101
0

Tirto, NU Kota Santri – Semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Bulan Muharam di Desa Pandanarum, Kecamatan Tirto. Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Pandanarum bersama seluruh Badan Otonom (Banom) NU menggelar Santunan Muharam bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu pada Kamis (25/6/2026) malam di Masjid Al Karomah Desa Pandanarum.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB tersebut menjadi bukti nyata sinergi keluarga besar Nahdlatul Ulama dalam menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Seluruh unsur Banom NU turut terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, hingga Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Adapun kepanitiaan kegiatan diprakarsai oleh kader IPNU dan IPPNU Pandanarum.

Sebanyak 52 anak yatim, piatu, dan yatim piatu menerima santunan dalam kegiatan tersebut. Selain penyerahan santunan, acara juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh KH Ahmad Syafiq.

Dalam ceramahnya, KH Ahmad Syafiq mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam dan teladan Rasulullah SAW.

“Anak-anak yatim di Pandanarum harus menjadi perhatian bersama. Mari kita jaga, kita santuni, dan kita perhatikan pendidikan mereka agar memiliki masa depan yang baik,” pesannya.

Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan agama bagi generasi muda. Menurutnya, setiap anak hendaknya mampu membaca Al-Qur’an, memahami bacaan tahlil, serta mampu mengirimkan doa kepada kedua orang tua yang telah wafat. Karena itu, ia mengimbau para orang tua dan tokoh masyarakat untuk mengarahkan pendidikan anak-anak, khususnya yatim dan yatim piatu, ke madrasah maupun lembaga pendidikan yang memiliki fondasi keagamaan yang kuat.

Sebagai bentuk komitmennya terhadap pendidikan, KH Ahmad Syafiq juga menyatakan kesediaannya memfasilitasi anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang ingin melanjutkan pendidikan di pondok pesantren agar dapat mondok tanpa dipungut biaya.

Sementara itu, Kepala Desa Pandanarum, Munariyah, mengapresiasi kekompakan NU Pandanarum beserta seluruh Banom yang selama ini terus bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Atas nama Pemerintah Desa Pandanarum, kami mengucapkan terima kasih kepada NU dan seluruh Banom NU yang selalu hadir membantu masyarakat. Banyak kegiatan sosial yang tidak semuanya dapat ditangani oleh pemerintah desa, namun melalui kebersamaan seperti ini kebutuhan masyarakat dapat lebih terlayani,” ujarnya.

Menurutnya, kekuatan utama kegiatan tersebut bukan hanya terletak pada nilai santunannya, melainkan pada kemampuan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam satu misi kemanusiaan.

“Yang membuat kami bangga, kegiatan ini bukan hanya sekadar santunan, tetapi mampu menyatukan seluruh jajaran NU Pandanarum bersama seluruh warga, baik dari kalangan Nahdliyin maupun masyarakat lainnya. Semua hadir dalam satu kegiatan yang penuh nilai religius dengan tujuan yang sama, yakni memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim,” tambahnya.

Santunan Muharam merupakan agenda rutin tahunan PRNU Pandanarum bersama seluruh Banom NU yang terus dilaksanakan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Islam, khususnya dalam memuliakan dan menyayangi anak yatim sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Melalui kegiatan ini, NU Pandanarum berharap semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga anak-anak yatim senantiasa mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kontributor: Masithoh
Editor: Khairul Anwar

Views: 30

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini