Beranda Warta IPNU IPPNU Watusalam Kembali Santuni Anak Yatim Piatu di Bulan Muharram

IPNU IPPNU Watusalam Kembali Santuni Anak Yatim Piatu di Bulan Muharram

277
0

Buaran, NU Kota Santri — Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Watusalam, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan kembali berbagi rasa kepeduliannya kepada anak yatim dan piatu di desa. Kegiatan ini sudah menjadi rutinan tahunan pada setiap bulan Muharram.

Kegiatan yang diselenggarakan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Desa Watusalam, pada Jum’at malam (26/6/2026) tersebut berjalan dengan aman dan tertib.

Ketua Pelaksana M. Fakhri Maulidan mengatakan, jumlah yang diberikan santunan sebanyak 58 anak, masing-masing anak mendapatkan uang santunan sebesar Rp484.500.

“Adapun perolehan dana yang kami dapatkan tahun sebesar Rp 28.101.000, dari donatur warga sekitar maupun hamba Allah,” terangnya

Ia menyampaikan terima kasih kepada para warga dan dermawan yang berkenan menjadi donatur untuk santunan anak yatim dan piatu di desanya yang sangat bermanfaat dan semoga mendapat ridha dari Allah.

Fakhri sapaan akrabnya mengatakan bahwa kesuksesan kegiatan santunan yang rutin diadakan setiap bulan Muharram karena dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada IPNU IPPNU Desa Watusalam.

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Watusalam, Sahabat Syaeful Imam mengatakan Acara ini salah satu contoh nyata kegiatan IPNU IPPNU yang manfaatnya langsung kerasa di masyarakat, khususnya buat anak-anak yatim dan piatu di Desa Watusalam.

Pada pada prinsipnya kan kita melestarikan tradisi lama yang sudah bagus, sambil terus berkembang mengikuti zaman.

“Zaman boleh berubah dan kepengurusan pasti berganti, tapi alhamdulillah kegiatan Gebyar 10 Muharram ini buktinya masih terus lestari sampai sekarang,” terangnya saat ditemui disela-sela acara.

Selain itu, gerakan sosial yang berdampak langsung ke warga ini sudah berjalan lebih dari satu dekade atau sepuluh tahunan. Pengurus yang sekarang tinggal meneruskan dan merawat amanah itu.

“Acara santunan ini juga jadi salah satu wujud syiar, kalau IPNU IPPNU Watusalam tetap komitmen untuk terus berkhidmat dan kehadirannya selalu membawa manfaat buat masyarakat luas,” imbuhnya

“Jadi, Nahdlatul Ulama itu tidak hanya soal amalan saja, tapi gerakannya nyata di tengah-tengah warga,” pungkasnya.

Tampak hadir Syuriah PRNU Desa Watusalam KH Ariyadin, Kyai Fathurohim, tokoh masyarakat Ustadz Wimasykur dan Dewan Pembina IPNU IPPNU maupun Badan Otonom (Banom) NU Desa Watusalam.

Kontributor : Ismuhadi
Editor: Ihza

Views: 103

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini