Beranda Warta Dua Atlet MI Sullam Taufiq Borong Lima Medali di KRAS Batang 2026

Dua Atlet MI Sullam Taufiq Borong Lima Medali di KRAS Batang 2026

79
0
Adnan Khiar Ardani dan Dhafita Zarrin, duo Atlet renang MI Sullam Taufiq menunjukkan prestasi gemilang dalam ajang KRAS Batang pada Ahad (4/10/2026) (Dok. MI Sullam Taufiq)

BATANG, NU Kota Santri – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MI Sullam Taufiq Kajen. Dua atlet renang madrasah tersebut berhasil membawa pulang lima medali dalam ajang Kejuaraan Renang Antar Sekolah (KRAS) Batang 2026 yang digelar Organisasi Akuatik Kabupaten Batang di Kolam Renang Prestasi THR Kramat, Kabupaten Batang, Ahad (4/10/2026).

Dua atlet yang tampil mewakili MI Sullam Taufiq Kajen adalah Adnan Khiar Ardani dan Dhafita Zarrin. Keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik di tengah persaingan ratusan perenang pelajar yang datang dari berbagai daerah.

Adnan tampil menonjol dengan membawa pulang empat medali dari nomor yang diikutinya. Berdasarkan hasil perlombaan, Adnan meraih Juara 1 nomor 25 meter gaya kupu-kupu FINS, Juara 1 nomor 25 meter gaya bebas FINS, Juara 3 nomor 25 meter gaya kupu-kupu FINS, serta Juara 2 nomor 50 meter gaya bebas FINS.

Sementara itu, Dhafita Zarrin turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 2 nomor 25 meter gaya dada. Tambahan medali tersebut membuat dua perenang MI Sullam Taufiq berhasil mengoleksi total lima medali dari kejuaraan yang berlangsung selama satu hari itu.

Keberhasilan tersebut terasa semakin berarti karena KRAS Batang tahun ini berlangsung dengan persaingan yang lebih luas dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Sekitar 600 perenang muda dari ratusan sekolah ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Peserta tidak lagi hanya berasal dari Kabupaten Batang. Penyelenggara memperluas cakupan ke sejumlah daerah di sekitarnya, meliputi Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang. Kompetisi mempertandingkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.

Sebanyak 174 nomor lomba dipertandingkan dalam satu hari dengan sistem final langsung. Dengan sistem tersebut, catatan waktu masing-masing perenang menjadi penentu hasil akhir sehingga setiap peserta dituntut memberikan performa terbaik sejak berada di lintasan.

Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) MI Sullam Taufiq sekaligus pendamping atlet, Ahmad Ubaidi, menilai capaian Adnan dan Zarrin menjadi pengalaman penting bagi perkembangan kemampuan serta mental bertanding keduanya. Mereka harus berhadapan dengan peserta dari berbagai sekolah dengan kemampuan dan pengalaman yang beragam.

Menurutnya, keberanian untuk tampil dalam kompetisi besar menjadi bagian penting dari proses pembinaan atlet usia sekolah. Hasil berupa medali tentu menjadi kebanggaan, namun pengalaman bertanding juga menjadi modal bagi para atlet untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya.

“Anak-anak sudah berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. Alhamdulillah, hasil yang diperoleh juga sangat membanggakan. Kami berharap prestasi ini membuat mereka semakin semangat berlatih dan tidak cepat merasa puas dengan hasil yang sudah dicapai,” ujar Ahmad Ubaidi.

Ia menambahkan, persiapan dan latihan yang dilakukan sebelum perlombaan turut membantu kedua atlet menjaga kesiapan ketika menghadapi nomor pertandingan masing-masing. Dukungan orang tua, madrasah, serta semangat dari para guru juga menjadi dorongan tersendiri bagi mereka saat berlaga.

KRAS sendiri menjadi salah satu ajang pembinaan renang usia dini yang rutin diselenggarakan Organisasi Akuatik Kabupaten Batang. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi atlet-atlet pelajar untuk mengukur hasil latihan, menambah jam terbang, serta membangun mental bertanding sejak usia sekolah.

Pelaksanaan kejuaraan juga sejalan dengan pembinaan atlet pelajar menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Dengan semakin banyaknya kesempatan mengikuti kompetisi, bibit-bibit atlet potensial diharapkan dapat terpantau dan dibina secara berkelanjutan.

Kepala MI Sullam Taufiq Kajen, M. Syaikhul Alim, S.Ag., M.S.I., menyambut baik keberhasilan dua peserta didiknya tersebut. Ia menyampaikan bahwa madrasah memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, termasuk di bidang olahraga.

Menurutnya, prestasi Adnan dan Zarrin menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar MI Sullam Taufiq. Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan bahwa potensi anak dapat tumbuh dengan baik ketika mendapat pendampingan, latihan yang teratur, serta dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga.

“Kami bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Adnan dan Zarrin. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi keduanya untuk terus berkembang sekaligus menginspirasi peserta didik lainnya agar berani menggali dan mengembangkan potensi masing-masing,” kata Syaikhul Alim.

Ia berharap capaian tersebut tidak menjadi titik akhir. Madrasah akan terus mendorong peserta didik yang mempunyai bakat dan minat di berbagai bidang untuk mengikuti kegiatan pengembangan diri dan kompetisi sesuai kemampuannya.

Bagi MI Sullam Taufiq, prestasi akademik dan nonakademik sama-sama menjadi bagian penting dalam proses pendidikan anak. Melalui pengalaman mengikuti perlombaan, peserta didik dapat belajar mengenai kedisiplinan, keberanian, kerja keras, sportivitas, serta kemampuan menerima hasil kompetisi dengan sikap positif.

Keberhasilan Adnan dan Zarrin dalam KRAS Batang 2026 pun menambah catatan prestasi peserta didik MI Sullam Taufiq Kajen di bidang olahraga. Dari kolam renang Prestasi THR Kramat Batang, keduanya pulang membawa medali sekaligus pengalaman berharga untuk menghadapi tantangan dan kompetisi berikutnya.

Madrasah berharap prestasi tersebut dapat terus berkembang serta melahirkan lebih banyak atlet muda yang mampu membawa nama baik MI Sullam Taufiq Kajen pada kejuaraan tingkat kabupaten, regional, hingga jenjang yang lebih tinggi.

Kontributor: Kharis Zakariya
Editor: Syaikhul Alim

Views: 32

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini