Beranda Warta Gelar Makesta V, Pelajar NU Watusalam Lanjutkan Tongkat Estafet Kaderisasi

Gelar Makesta V, Pelajar NU Watusalam Lanjutkan Tongkat Estafet Kaderisasi

64
0

Buaran, NU Kota Santri – Kaderisasi merupakan hal yang terus dilanjutkan dari masa ke masa. Sebab akan melahirkan generasi unggul, seperti halnya Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Watusalam, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan menggelar Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) ke-V, pada Jum’at-Ahad (23-25/10/2026).

Kegiatan dipusatkan di TPQ Nurus Shibyan ini mengusung tema ‘Optimalisasi demi keberlanjutan estafet perjuangan IPNU IPPNU’ bekerja sama dengan berbagai elemen. Makesta ini diikuti 23 peserta dari wilayah Watusalam maupun luar Watusalam.

Ketua IPPNU Watusalam, Rekanita Aira Arshinta Syaula menjelaskan Makesta merupakan pintu awal bagi para pelajar untuk berkhidmah, memahami nilai keorganisasian, keaswajaan, serta semangat perjuangan di bawah naungan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama.

“Makesta menjadi gerbang awal untuk berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama, sekaligus mlelanjutkan estafet perjuangan melalui IPNU-IPPNU.” Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang sudah turut andil dalam terlaksananya kegiatan tersebut.

“Untuk para peserta, ikuti kegiatan ini dengan khidmah, jangan merasa terbebani dihati maupun fikiran.” Ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta Makesta untuk mengikuti seluruh tata tertib yang sudah dibuat dan melaksanakannya dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Patuhi segala tata tertib yang sudah disepakati, jalani dengan displin dan bertanggung jawab, serta Jangan lupa jaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.” Imbuhnya.

Makesta tidak hanya sekadar acara seremonial untuk menjaring anggota baru, namun juga membekali dengan berbagai skill, wawasan serta menumbuhkan jiwa leadership sebagai bekal untuk menjalani organisasi kedepan.

Pembina IPNU Desa Watusalam sekaligus pemateri Kepemimpinan dalam acara tersebut, Ismuhadi menyampaikan bahwa Kader IPNU IPPNU bukan sekadar pengikut, melainkan calon pemimpin masa depan yang bertindak dengan ilmu, berjuang dengan keikhlasan, dan memimpin dengan keteladanan.

“Ada bebeberapa sifat utama yang harus dimiliki seorang pemimpin, mulai dari shiddiq, amanah, tabligh, serta fatanah.” Tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa ada banyak nilai-nilai kepemimpinan Nusantara yang perlu digelorakan oleh pelajar NU Watusalam, seperti didalam lagu ‘Gundul-gundul pacul’ yang sarat akan makna tentang kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

“Lagu gundul-gundul pacul bukan hanya sekadar lagu dolanan, tetapi sebuah pengingat dan sindiran terhadap seorang pemimpin.” Ujarnya

Disampaikan, seorang pemimpin harus mementingkan kesejahteraan rakyat atau anggota, dan tidak boleh semena-mena saat mendapatkan sebuah jabatan.

“Diibaratkan seperti ‘Nyunggi Wakul’ artinya meletakkan Wakul (tempat nasi) diatas kepalanya. Maka dari itu, pemimpin jangan sampai ‘gembelengan’ atau sembrono dalam menjalankan amanah yang sudah diberikan.” Tegasnya.

Sebagai informasi, ada 7 materi yang diperoleh peserta Makesta selama dua hari tersebut meliputi materi Ke-Aswaja-an, ke-NU-an, ke IPNU-IPPNU-an, Ke-Indonesiaan, ke-Organisasi-an, Kepemimpinan, serta Study gender.

Kontributor : Alzena Nura Fitriyani

Views: 39

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini