Beranda Warta PCNU Kabupaten Pekalongan Mulai Bangun Pondok Pesantren An-Nahdliyyah: Langkah Nyata untuk Pendidikan...

PCNU Kabupaten Pekalongan Mulai Bangun Pondok Pesantren An-Nahdliyyah: Langkah Nyata untuk Pendidikan Masa Depan

2727
1
Peletakan Batu Pertama pembangunan Pondok Pesantren An-Nahdliyyah di Dusun Bantul Kesesi (Dok. LTNNU)

Kesesi, nukotasantri – Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, PCNU Kabupaten Pekalongan resmi memulai pembangunan Pondok Pesantren An-Nahdliyyah di Dusun Bantul, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Senin (9/12/2024). Acara Peletakan Batu Pertama ini menandai langkah awal pembangunan pesantren yang diharapkan menjadi pusat pendidikan dan kegiatan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pekalongan.

Kyai Mustajirin, Wakil Ketua Panitia, dalam sambutannya menjelaskan konsep pembangunan pondok yang unik. “Kami mengusung semangat Mbangun Bareng, Ketigo Rendeng, artinya semua elemen masyarakat diajak gotong royong. Tahap awal ini adalah pembangunan Gedung pertama, nantinya pembangunan akan berlanjut hingga pondok ini bisa benar-benar menjadi pusat kegiatan NU,” ujar Kyai Mustajirin dengan penuh optimisme.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif PCNU dalam membangun pondok pesantren ini. Menurutnya, pesantren adalah salah satu pilar penting dalam dunia pendidikan di Indonesia. “Di Kabupaten Pekalongan, rata-rata lama sekolah masih sekitar 7,2 tahun, baru setara MTs atau SMP. Ini jadi tantangan kita bersama. Pemerintah siap berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk dengan mendukung pondok pesantren seperti ini,” katanya.

Tidak hanya memberikan dukungan moral, Abdul Munir juga memastikan bantuan konkret dari DPRD Kabupaten Pekalongan. “Jalan menuju pondok yang masih jalan desa dapat diusulkan melalaui Pemerintah Desa menjadi jalan kabupaten agar bisa diperbaiki. Selain itu, jika pondok sudah memiliki izin operasional, kami siap mendukung pembangunan tahap berikutnya melalui pokir dewan di tahun 2025,” tambahnya.

Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudlori, menegaskan bahwa penamaan “An-Nahdliyyah” bukan tanpa alasan. “Ini adalah identitas kita, milik Nahdlatul Ulama. Harapannya, pondok ini bisa segera beroperasi dan mencetak kader NU yang tidak hanya paham ilmu agama, tapi juga memiliki keterampilan hidup,” ujarnya.

KH. Muslikh menjelaskan bahwa Pondok Pesantren An-Nahdliyyah akan menjadi tempat belajar yang kekinian. “Santri SMK NU Kesesi jurusan teknik bisa mondok di sini. Mereka akan ditempa untuk jadi teknisi andal yang berlandaskan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah. Jadi, santri tidak hanya pinter ngaji, tapi juga punya skill untuk masa depan,” imbuhnya.

Prosesi Peletakan Batu Pertama dimulai dengan KH. Baihaqi Anwar, KH. Muslikh Khudlori, Drs. H. Abdul Munir, dan para masyayikh NU Kabupaten Pekalongan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon produktif di area pondok pesantren yang dipandu langsung oleh Ketua LPPNU Kabupaten Pekalongan, Lukman Hakim, S.TP.

Turut hadir dalam acara ini Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Baihaqi Anwar, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU, Ketua-ketua Lembaga PCNU, Pimpinan Badan Otonom NU, pengurus MWCNU Kesesi, Forkompimcam Kesesi, dan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Nashih Syarifuddin, SKM., MAP.

Dengan dimulainya pembangunan Pondok Pesantren An-Nahdliyyah, PCNU Kabupaten Pekalongan optimis bahwa pesantren ini akan menjadi pusat pendidikan, pelatihan, dan kaderisasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat gotong royong “Mbangun Bareng, Ketigo Rendeng” menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menciptakan perubahan besar untuk masa depan.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 2263

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini