Beranda Warta Lomba Paduan Suara Mars Syubbanul Wathon Lintas Generasi Meriahkan Harlah ke-102 Nahdlatul...

Lomba Paduan Suara Mars Syubbanul Wathon Lintas Generasi Meriahkan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama di Kajen

330
0
Lomba Paduan Suara Mars Syubbanul Wathon digelar MWCNU Kajen di Gedung MWCNU Kajen, Jl. Pahlawan Rowolaku Kajen, Ahad (26/1/2025) (Dok. LTNNU)

Kajen, nukotasantri.or.id – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kajen Kabupaten Pekalongan menggelar Lomba Paduan Suara Mars NU pada Ahad, 26 Januari 2025. Kegiatan yang berlangsung di Gedung MWCNU Kajen, Jalan Pahlawan Rowolaku Kajen, ini menghadirkan antusiasme luar biasa dari berbagai kalangan masyarakat.

Wakil Sekretaris MWCNU Kajen, Rusyadi, S.Pd., menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menyemarakkan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama, memperkuat kecintaan warga NU terhadap organisasi melalui karya seni, khususnya Mars NU, serta menjalin ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di Kecamatan Kajen.

“Lomba ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat perjuangan Nahdlatul Ulama. Seni, termasuk musik dan paduan suara, adalah media yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai Islam dan NU. Mars NU sendiri adalah simbol semangat perjuangan dan komitmen membangun peradaban yang lebih baik,” ungkap Rusyadi.

Sebanyak sembilan tim paduan suara turut serta dalam lomba ini, meliputi lintas generasi, mulai dari siswa SD/MI, remaja IPNU-IPPNU, hingga ibu-ibu Muslimat NU. Peserta yang tampil antara lain dari IPNU Pringsurat, SD Islam Kajen, MI NU Rowolaku, Muslimat Kebonagung, Muslimat NU Pekiringanalit, Muslimat NU Sinangoh Prendeng, IPNU Pekiringanalit, Muslimat NU Tanjungsari, dan Muslimat NU Sangkanjoyo.

Hj. Khuzaemah, penanggung jawab lomba, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme peserta yang sangat tinggi. “Alhamdulillah, lomba ini cukup unik karena diikuti oleh lintas generasi. Dari murid-murid SD/MI, remaja IPNU-IPPNU, hingga ibu-ibu Muslimat NU, semuanya menunjukkan semangat yang luar biasa. Terima kasih kepada peserta yang telah mempersiapkan diri dengan maksimal, panitia pelaksana yang bekerja keras, dan dewan juri yang berkompeten,” ujar Hj. Khuzaemah.

Dewan juri pada lomba ini terdiri dari Wiyanto, M.Pd., dan Dwi Agustina, S.Pd., yang keduanya dikenal sebagai profesional di bidang musik dan paduan suara. Dalam penilaian, aspek harmonisasi, teknik vokal, dan penghayatan menjadi fokus utama.

Setelah melalui persaingan yang ketat, IPNU-IPPNU Ranting Pekiringanalit berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Muslimat NU Ranting Pekiringanalit sebagai juara kedua, dan Muslimat NU Ranting Kebonagung sebagai juara ketiga.

“Kami berharap peserta tidak hanya berlomba untuk meraih juara, tetapi juga dapat menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat perjuangan Nahdlatul Ulama dalam setiap langkah mereka,” pesan Rusyadi.

Lomba Paduan Suara Mars NU ini menjadi bukti bahwa seni mampu menjadi jembatan yang menyatukan berbagai generasi dalam satu semangat perjuangan. Semangat ini diharapkan terus membara, menjadi motivasi bagi warga NU untuk terus berkontribusi dalam membangun peradaban yang lebih baik.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 46

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini