Beranda Warta Liga Ansor 2026 Resmi Bergulir, Perkuat Soliditas Kader melalui Mini Soccer

Liga Ansor 2026 Resmi Bergulir, Perkuat Soliditas Kader melalui Mini Soccer

56
0

Kedungwuni, NU Kota Santri – Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Pekalongan resmi membuka Liga Ansor 2026 Mini Soccer di Lapangan TTS Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni, Selasa (7/7/2026). Kompetisi yang diikuti seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Pekalongan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan antarkader sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan kompetisi yang sehat.

Pembukaan Liga Ansor berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pengurus PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, perwakilan PAC GP Ansor, kader Ansor dan Banser, serta para pendukung yang memadati area pertandingan. Antusiasme peserta mencerminkan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi utama gerakan GP Ansor.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan Ahmad Fawaid menegaskan bahwa Liga Ansor tidak sekadar menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan bagian dari proses kaderisasi yang membentuk karakter, disiplin, dan solidaritas antarkader.

“Liga Ansor kami hadirkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus pembinaan kader. Di lapangan ini kita belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, dan kepemimpinan. Menang atau kalah adalah hal biasa, tetapi menjaga persaudaraan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk kader yang sehat secara fisik maupun mental. Semangat tersebut sejalan dengan ungkapan Arab, al-‘aqlu as-salīmu fī al-jismi as-salīm (العقل السليم في الجسم السليم), yang berarti “Akal yang sehat terdapat dalam raga yang sehat.”

Nilai tersebut mengajarkan bahwa kualitas kepemimpinan, kejernihan berpikir, dan kesiapan mengabdi akan tumbuh optimal apabila didukung kondisi fisik yang prima. Karena itu, olahraga menjadi bagian penting dalam membangun kader Ansor yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan organisasi maupun pengabdian di tengah masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, Liga Ansor 2026 juga diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah di antara kader GP Ansor se-Kabupaten Pekalongan. Melalui pertandingan yang menjunjung tinggi nilai sportivitas, seluruh peserta diajak untuk membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan memperkuat kolaborasi antarpengurus di setiap kecamatan.

“Kami berharap Liga Ansor menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan kader-kader yang sehat jasmani, kuat mental, serta tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Lapangan sepak bola hanyalah medianya, sedangkan tujuan utamanya adalah mempererat solidaritas dan memperkuat pengabdian kepada umat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” tambah Fawaid.

Melalui penyelenggaraan Liga Ansor 2026 Mini Soccer, PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kaderisasi yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda. Sebab, kemenangan sejati bukan hanya diukur dari jumlah gol atau trofi yang diraih, melainkan dari lahirnya kader-kader yang sehat, berintegritas, menjunjung tinggi sportivitas, serta siap mengabdikan diri bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Pengirim: Mujahid
Editor: Anwar

Views: 17

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini