Beranda Warta Presiden Prabowo Resmi Membuka Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

Presiden Prabowo Resmi Membuka Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

215
0
Presiden Prabowo Subianto Membuka Kongres XVIII Muslimat NU di Jatim International Expo (JIExpo), Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/02/2025) (Dok. LTNNU)

Surabaya, nukotasantri.or.id – Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto di Jatim International Expo (JIExpo), Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 10 Februari 2025. Acara ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, Meneduhkan Peradaban” dan dihadiri oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Prosesi pembukaan diawali dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang membangkitkan semangat nasionalisme para peserta. Kemudian, lagu Ya Lal Wathan, sebagai simbol cinta Tanah Air, dinyanyikan dengan penuh semangat, diikuti oleh paduan suara Muslimat NU Kabupaten Blitar yang membawakan mars Muslimat NU.

Suasana semakin khidmat saat ayat suci Al-Qur’an dibacakan, disusul dengan shalawat badar yang menambah kesakralan acara. Selain itu, nuansa budaya turut mewarnai kongres dengan penampilan Tari Saman dari siswi Khadijah Surabaya, yang mempersembahkan seni khas Aceh.

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, meluncurkan tiga program inovatif bagi Muslimat NU, yaitu Mustika Darling (Muslimat Cantik Kuat Mandiri Perkasa Sadar Lingkungan), Mustika Mesem (Muslimat Cantik Kuat Mandiri Perkasa Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), dan Mustika Segar (Muslimat Cantik Kuat Mandiri Perkasa Sehat dan Bugar).

Sebagai simbol peluncuran program tersebut, Khofifah menyerahkan tiga rompi kepada perwakilan relawan dari masing-masing program. Ia juga menegaskan bahwa Mustika Segar akan dideklarasikan secara resmi di Asrama Haji, bersamaan dengan penguatan gerakan senam Muslimat NU untuk mendukung gaya hidup sehat dan bugar di kalangan anggotanya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas peran Muslimat NU dalam mendukung pembangunan bangsa dan bersinergi dengan pemerintah. Ia juga mengungkapkan penghormatan kepada NU yang telah membesarkan Muslimat NU dan berkontribusi besar dalam perjalanan bangsa.

“Saya sangat menghormati Muslimat NU dan Nahdlatul Ulama. NU selalu hadir di setiap momentum penting bangsa, memberikan solusi dalam berbagai krisis yang dihadapi negara,” ujar Presiden.

Sebagai tanda peresmian Kongres XVIII Muslimat NU, Presiden bersama Wakil Presiden serta tamu undangan lainnya menabuh rebana, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta. Tabuhan rebana ini menjadi simbol semangat baru bagi Muslimat NU dalam melanjutkan peran strategisnya di masyarakat.

Kongres ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 17

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini