Beranda Warta Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama, Agenda Penutup Ansor Karangjompo di Bulan...

Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama, Agenda Penutup Ansor Karangjompo di Bulan Ramadan 1446 H

214
0
Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama pada Jumat (28/3/2025) bertempat di TPQ Al-Falah Karangjompo

Tirto, nukotasantri – Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Karangjompo menyelenggarakan Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama pada Jumat (28/3/2025) bertempat di TPQ Al-Falah Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta anggota Ansor-Banser Karangjompo.

Ketua PR GP Ansor Karangjompo Nurul Muslimin menyampaikan bahwa acara ini rutin digelar tiap tahunnya setiap Bulan Ramadan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari kegiatan tadarus Al-Quran oleh anggota Ansor-Banser Karangjompo di rumah masing-masing.

“Alhamdulillah, pada bulan ini kita sudah tiga kali khatam. Para peserta khataman tergabung dalam grup WhatsApp dan setiap satu orang membaca satu juz di tiap pekannya,”ujarnya.

Disampaikan, kegiatan ini merupakan penutup dari agenda PR GP Ansor Karangjompo selama Bulan Ramadan 1446 H. Selain itu juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas organisasi, terutama jalinan silaturahmi antara pengurus dan anggota Ansor Karangjompo.

“Meski Ramadan, agenda rutinan MDS Rijalul Ansor tetap berjalan, dilaksanakan dua kali dalam satu bulan dan kami juga ada agenda pengadaan beras zakat fitrah, dan agenda lain yang sifatnya rutin,”imbuhnya.

Dr. KH. Miftahul Ula, M.Ag dalam tausiyahnya menyampaikan tentang pentingnya istighfar dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Bulan Ramadan. Istighfar, atau memohon ampun kepada Allah, adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

“Bacalah istighfar setiap hari, minimal 100 kali, seperti yang juga dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Menjelang akhir Bulan Ramadan ini, semoga dosa-dosa kita diampuni oleh Allah swt,”ucapnya.

Kiai yang juga Dewan Penasehat PR GP Ansor Karangjompo itu mengingatkan bahwa dosa bisa menghalangi sampainya doa seorang hamba kepada sang Pencipta. 

“Oleh karenanya, dengan bacaan istighfar yang memiliki makna mohon pengampunan menunjukkan permintaan banyaknya dosa yang minta untuk diampuni oleh Allah,”tambahnya.

Kiai Ula mengingatkan kepada sahabat Ansor Karangjompo untuk berbuat baik kepada sesama manusia, dan juga kepada lingkungan alam. Ia menceritakan tentang perbedaan lingkungan zaman dulu dan sekarang. Jika dulu hujan semalaman tidak pernah terjadi banjir, saat ini hujan sebentar saja sudah banjir dimana-mana.

“Tentunya ini ada yang salah dari perilaku manusia. Maka dari itu, Ansor Banser juga harus punya kepeduliaan dan kepekaan terhadap perubahan iklim dan pelestarian lingkungan,”pungkasnya.

Kegiatan ini diawali dengan khataman Al-Quran pembacaan juz 30, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Banser dan Ansor, sambutan-sambutan, serta tausiyah lalu ditutup dengan sholat berjamaah dan buka puasa bersama.

Kontributor: Khairul Anwar
Editor: Syaikhul Alim

Views: 21

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini