Beranda Warta Ansor Dilantik, Ketua PCNU Pekalongan Tekankan Khidmah dan Sinergi Organisasi

Ansor Dilantik, Ketua PCNU Pekalongan Tekankan Khidmah dan Sinergi Organisasi

395
0
Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmah 2025-2029 berlangsung di Hotel Howard Johnson Kota Pekalongan, Ahad (18/05/2025) (Dok. LTNNU)

PEKALONGAN, nukotasantri.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2029 dalam sebuah prosesi yang berlangsung pada Minggu malam (18/05/2025) di Hotel Howard Johnson, Kota Pekalongan. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri, Sekjen Pimpinan Pusat GP Ansor A. Rifqi Al Mubarok, Ketua GP Ansor Jawa Tengah Sidqon Prabowo, serta Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan Drs. KH. Muslikh Khudlori, M.S.I.

Dalam sambutannya, KH. Muslikh Khudlori memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kiprah GP Ansor di Kabupaten Pekalongan. Ia mengingatkan bahwa setiap gerak langkah organisasi harus berakar pada semangat khidmah atau pengabdian tulus terhadap organisasi, masyarakat, serta bangsa dan negara. “Kami berharap agar dalam berorganisasi, seluruh kader Ansor selalu berlandaskan pada khidmah – pengabdian kepada organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya penuh semangat.

Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, mewakili Bupati Pekalongan, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ahmad Fawaid yang baru saja dilantik sebagai Ketua GP Ansor menggantikan Muhammad Sholahuddin. Ia mengharapkan kepengurusan baru dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta mendorong kemandirian ekonomi di kalangan pemuda Ansor. “Kita berharap Ansor terus memiliki kemandirian ekonomi dan bisa memunculkan kader-kader terbaik untuk mengisi pos strategis di republik ini,” ujar Sukirman.

Sementara itu, Hanif Dhakiri, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, menekankan pentingnya peran Ansor sebagai motor penggerak perubahan di tengah tantangan kebangsaan saat ini. “Ansor harus menjadi agen perubahan. Situasi saat ini memang tidak mudah, tetapi saya percaya Ansor Pekalongan akan tumbuh menjadi organisasi yang besar,” ucapnya penuh keyakinan.

Sekjen PP GP Ansor, A. Rifqi Al Mubarok, juga menegaskan pentingnya kaderisasi dan konsolidasi organisasi sebagai fondasi utama gerakan Ansor. “Jangan pernah tinggalkan kaderisasi dan konsolidasi. Tanpa itu, kegiatan ekonomi dan lingkungan tidak akan bisa berjalan,” pesannya kepada para pengurus yang baru dilantik.

Senada dengan itu, Ketua GP Ansor Jawa Tengah, Sidqon Prabowo, mengingatkan pentingnya kemandirian dalam tiga pilar utama: tradisi, politik, dan ekonomi. Ia berharap Ansor menjadi penggerak utama Nahdlatul Ulama dengan semangat perjuangan yang mengikuti garis besar PCNU. “Kalau kader-kader Ansor sudah mandiri secara ekonomi, maka tidak mudah terombang-ambing dan tidak sekadar menyodorkan proposal,” ungkapnya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Pekalongan terpilih, Ahmad Fawaid, dalam pidato perdananya menyampaikan tekad untuk melanjutkan landasan yang telah dibangun pendahulunya. Ia mengusung visi “Berkolaborasi Merawat Bumi Pertiwi” sebagai arah gerak organisasi ke depan. “Tagline ini bukan sekadar jargon. Kami percaya, dengan kolaborasi bersama semua pihak, dari PCNU, Muslimat, Fatayat, hingga pemerintah daerah dan legislatif, Ansor bisa memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan Kabupaten Pekalongan,” tandasnya.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting bagi GP Ansor Kabupaten Pekalongan untuk mengokohkan kembali semangat kebersamaan, pengabdian, dan kemandirian dalam mengawal perjuangan Nahdlatul Ulama serta memperkuat kontribusi nyata untuk kemajuan daerah.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 39

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini