Beranda Warta KH. Baihaqi Anwar: NU Harus Terus Bergerak, Organisasi Harus Dinamis!

KH. Baihaqi Anwar: NU Harus Terus Bergerak, Organisasi Harus Dinamis!

423
0
KH. Baihaqi Anwar, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan tengah menyampaikan tausyiyah dalam Naharul Ijtima' MWCNU Kajen yang digelar Jumat Pahing (30/05/2025) di Masjid Jami' Kajen (Dok. LTNNU Kab. Pekalongan)

Kajen, nukotasantri.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kajen kembali menggelar kegiatan Naharul Ijtima’ atau pengajian rutin selapanan yang dilaksanakan pada Jumat (30/5/2025) di Masjid Jami Kajen, Jalan Diponegoro, Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus MWCNU, pengurus lembaga dan ranting NU se-Kecamatan Kajen, serta pimpinan dan anggota badan otonom NU.

Kegiatan yang digelar rutin setiap 35 hari ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya memperkuat silaturahmi, konsolidasi organisasi, dan wadah menimba ilmu agama. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua MWCNU Kajen, Drs. KH. Busaeri, MH. dalam sambutannya.

“Naharul Ijtima’ bukan sekadar rutinitas. Ini momentum penting yang memberi manfaat besar bagi organisasi, baik sebagai ajang silaturahmi, konsolidasi, dan koordinasi organisasi, maupun sebagai media untuk menimba ilmu yang sangat bermanfaat,” ujar KH. Busaeri.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Busaeri juga melaporkan sejumlah agenda strategis yang tengah dijalankan oleh MWCNU Kajen. Di antaranya adalah pembangunan Sekolah Dasar Unggulan Takhassus NU Kajen yang saat ini sedang memasuki tahap awal pembangunan dan berlokasi di wilayah Pekiringanalit, Kajen.

“Alhamdulillah, pembangunan SD Unggulan Takhassus NU Kajen sedang berproses. Beberapa hari yang lalu, LP Ma’arif NU Kajen juga telah menggelar seleksi calon guru dan insya Allah dalam waktu dekat akan membuka pendaftaran siswa baru. Mohon doa restunya agar semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, KH. Busaeri juga menyampaikan bahwa jajaran Syuriyah MWCNU Kajen bersama Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Kecamatan Kajen telah memulai program kajian kitab Fathul Mu’in dalam format Mudzakarah. Kegiatan ini dirancang sebagai embrio untuk menghidupkan kembali tradisi Bahtsul Masail yang menjadi ciri khas keulamaan Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Baihaqi Anwar, yang hadir memberikan tausiyah dalam kegiatan tersebut, berpesan kepada seluruh jajaran pengurus NU agar senantiasa aktif dan bergerak. Menurutnya, dinamika organisasi akan terus terjaga jika para pengurus tidak stagnan dalam menjalankan amanah.

“Menjadi pengurus NU itu harus aktif bergerak. Dengan bergerak, pikiran akan terus berjalan dan menemukan inovasi. Ini yang akan menjadikan organisasi kita tetap hidup dan dinamis,” pesan Kiai Baihaqi.

Dalam tausiyahnya, beliau juga menekankan dua hal utama yang patut menjadi perhatian setiap muslim, yaitu menjaga iman dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. “Iman perlu terus dipupuk, salah satunya dengan menghadiri majelis-majelis seperti Naharul Ijtima’ ini. Dan manfaat itu bisa diwujudkan melalui jabatan, ilmu, harta, maupun tenaga,” terang beliau.

Naharul Ijtima’ kali ini bukan hanya menjadi ruang spiritual untuk menambah ilmu dan keimanan, tetapi juga menjadi panggung sinergi antarelemen NU di tingkat kecamatan. Semangat kebersamaan, konsolidasi, dan pelaporan program-program strategis yang disampaikan menandakan bahwa MWCNU Kajen terus bergerak dan berinovasi dalam melayani umat serta memperkuat organisasi ke-NU-an di akar rumput.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 87

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini