Beranda Warta ITSNU Pekalongan Gandeng Rumah BUMN Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha Muda

ITSNU Pekalongan Gandeng Rumah BUMN Dorong Mahasiswa Jadi Pengusaha Muda

278
0
Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan Kerja sama ITSNU Pekalongan dengan Rumah BUMN Pekalongan dilaksanakan pada Rabu (29/05/2025) (Dok. LTNNU)

Pekalongan, nukotasantri.or.id – Dalam upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Pekalongan menjalin kerja sama dengan Rumah BUMN Pekalongan melalui program pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 29 Mei 2025, bertempat di Rumah BUMN Pekalongan.

Pelatihan ini sejalan dengan semangat ITSNU Pekalongan dalam mewujudkan visinya sebagai “Kampus Technopreneurship”, yang bertujuan mencetak generasi muda berjiwa usaha serta mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Rektor ITSNU Pekalongan, Dr. H. Ali Imron, SE., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari bentuk kerja sama strategis dengan Rumah BUMN Pekalongan. Sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai program studi dan jenjang semester berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Rumah BUMN sendiri merupakan lembaga yang mewakili sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan berperan sebagai jembatan dalam menjalin sinergi, termasuk dengan institusi pendidikan tinggi. Salah satu fokusnya adalah mendorong tumbuhnya minat berwirausaha di kalangan generasi muda.

Program pelatihan ini menyasar dua segmen utama, yaitu pelaku UMKM dan anak muda yang tengah merintis usaha. Di Rumah BUMN Pekalongan, peserta juga dikenalkan pada beragam produk UMKM lokal seperti batik dan kuliner.

“Kami melihat potensi besar untuk berkolaborasi guna membentuk lulusan ITSNU Pekalongan yang siap menjadi pengusaha sukses,” ujar Rektor Ali Imron.

Sebagai narasumber dalam pelatihan ini, ITSNU menghadirkan Trias Wahyu Aditya, pengusaha muda pemilik Onty Cake and Bakery. Kehadirannya diharapkan mampu memberi wawasan, inspirasi, serta motivasi kepada para mahasiswa yang ingin mengembangkan usaha di bidang kuliner.

Menurut Ali Imron, kisah sukses Trias membuktikan bahwa anak muda pun mampu menembus pasar menengah ke atas, bersaing dengan merek-merek besar seperti Purimas dan Delizia. Dalam sesi pelatihan, Trias juga mendorong peserta untuk mengeksplorasi peluang usaha berdasarkan minat dan potensi masing-masing.

Selain materi teoritis, peserta diberikan kesempatan untuk mempelajari strategi pemasaran langsung melalui produk Onty Cake and Bakery, guna memperkuat pemahaman praktis mereka.

Ke depan, ITSNU Pekalongan berencana untuk meningkatkan intensitas kolaborasi serupa, dengan menghadirkan lebih banyak praktisi bisnis muda dan memperluas pendampingan terhadap UMKM di wilayah Pantura.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 22

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini