Beranda Warta Pondok Pesantren An-Nahdliyah PCNU Pekalongan Gelar Munggah Molo, Simbol Optimisme Pembangunan

Pondok Pesantren An-Nahdliyah PCNU Pekalongan Gelar Munggah Molo, Simbol Optimisme Pembangunan

541
0
Prosesi "Munggah Molo" Pembangunan Pondok Pesantren An-Nahdliyah PCNU Kabupaten Pekalongan di Dusun Bantul Kesesi digelar Ahad (17/08/2025)

Pekalongan, nukotasantri.or.id – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai acara Munggah Molo Pondok Pesantren An-Nahdliyah PCNU Kabupaten Pekalongan yang berlokasi di Dusun Bantul, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, pada Ahad (17/8/2025). Prosesi sakral ini menjadi tonggak penting pembangunan pondok pesantren yang diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan sekaligus pengembangan kegiatan Nahdlatul Ulama di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Acara tersebut dihadiri jajaran penting PCNU Kabupaten Pekalongan, di antaranya Rais Syuriyah KH. Baihaqi Anwar, Ketua PCNU Drs. KH. Muslikh Khudlori, M.S.I, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU, para ketua lembaga serta pimpinan badan otonom NU, pengurus MWCNU Kesesi, hingga Pelaksana Tugas Kepala Desa Kesesi, Asmah, S.Si. Kehadiran para tokoh tersebut menambah semangat masyarakat yang turut serta menyemarakkan acara.

Munggah molo kali ini tidak sekadar seremoni. Sejak siang, ratusan warga terlibat dalam pawai mengarak molo dari Masjid Jami’ Al-Ikhlas di sebelah barat Pasar Kesesi menuju lokasi pondok di Dusun Bantul. Pawai ini semakin semarak dengan iringan drumband Kopasakti dari Kranji Kedungwuni yang membuat suasana kian meriah.

Kiai Mustajirin, mewakili Panitia Pembangunan Pondok Pesantren An-Nahdliyah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. “Hari ini adalah momen spesial. Munggah molo berarti menaikkan molo ke puncak, mudah-mudahan menjadi simbol kelancaran pembangunan tahap berikutnya. Insya Allah setelah pondok berdiri, akan dilanjutkan dengan pembangunan masjid sebagai satu kesatuan lingkungan pesantren,” ujarnya. Ia berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengalir agar panitia diberikan kesehatan dan semangat dalam menyelesaikan pembangunan.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, dalam sambutannya menegaskan dukungannya terhadap pembangunan tersebut. Ia bahkan menyiapkan alokasi dana melalui Pokok Pikiran (Pokir) sebesar Rp200 juta untuk pembangunan masjid pondok pesantren. “Ini bentuk komitmen kami agar pesantren ini segera berdiri kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Munir.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Muslikh Khudlori, menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan. Menurutnya, pondok bisa segera diresmikan meskipun belum sempurna, asalkan fasilitas pokok sudah ada. “Tidak perlu menunggu sampai semuanya selesai. Yang terpenting asrama dan kebutuhan dasar pondok terpenuhi agar bisa segera menerima santri dan melaksanakan pembelajaran,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Pelaksana Tugas Kepala Desa Kesesi, Asmah, S.Si. Ia menilai keberadaan pondok pesantren ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga Dusun Bantul. “Semoga pondok ini cepat berkembang, karena keberadaannya juga akan mengangkat ekonomi warga sekitar,” katanya. Ia menambahkan, akses jalan menuju pondok yang merupakan bagian dari jalur Bantul-Semampir sudah mulai ditingkatkan. Tahap pertama jalan usaha tani tersebut telah dibeton sepanjang 120 meter, dan pada tahap berikutnya direncanakan penambahan 180 meter lagi.

Pondok Pesantren An-Nahdliyah dirancang tidak hanya sebagai tempat mendidik santri, melainkan juga sebagai pusat pelatihan dan kegiatan PCNU Kabupaten Pekalongan. Dengan dukungan penuh para tokoh NU, pemerintah desa, hingga DPRD, diharapkan pembangunan pondok ini dapat berjalan lancar sesuai proyeksi awal.

Acara Munggah Molo ini menjadi momentum lahirnya optimisme baru, bahwa pesantren sebagai pusat peradaban dan pendidikan akan segera hadir di tengah masyarakat. Semangat gotong royong, doa, dan dukungan semua pihak menjadi modal utama untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 183

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini