
SEMARANG, nukotasantri.or.id — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Jawa Tengah menggelar kegiatan pembinaan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dalam rangka persiapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Jumat (28/11/2025) di Hotel Arus, Semarang, ini menekankan pentingnya sinergi antara Kemenhaj dan KBIHU untuk mencapai layanan haji yang paripurna.
Kegiatan pembinaan ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, serta melibatkan pimpinan KBIHU se-Jawa Tengah. Dari Kabupaten Pekalongan, turut hadir Ketua KBIHU An Nahdliyah, H. Mansur Ahmad, bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kab. Pekalongan, H. Asrofi, SE, MM, dan Penasehat Forum Komunikasi KBIHU Kab. Pekalongan, KH. Shidqon.
Dalam sambutannya, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak secara tegas mengajak seluruh KBIHU untuk berkolaborasi erat dengan Kemenhaj dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kolaborasi ini diarahkan untuk mewujudkan semboyan sukses haji yang telah dicanangkan, yakni Trisukses Haji.
“KBIHU memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam membimbing jemaah. Oleh karena itu, kita harus bekerja bersama dan solid untuk mencapai Trisukses Haji,” ujar Wamenhaj.
Trisukses Haji yang dimaksud mencakup tiga dimensi utama kesuksesan, yaitu:
- Sukses Ritual Ibadah: Meliputi konteks penyelenggaraan yang sesuai dengan syariah dan fikih.
- Sukses Keadaban & Peradaban: Bahwa setiap jemaah haji membawa misi bangsa Indonesia, mencerminkan akhlak dan budaya luhur.
- Sukses Ekosistem Ekonomi & Sosial: Dalam konteks nilai kemabruran haji yang berdampak positif pada aspek ekonomi dan sosial pasca ibadah.
Beliau menekankan bahwa sukses penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran logistik semata, namun juga dari peningkatan kualitas spiritual dan dampak sosial-ekonomi yang dibawa oleh jemaah sepulang dari Tanah Suci.
Menyambut seruan tersebut, Ketua Forum Komunikasi KBIHU Jawa Tengah, Dr. KH. Shodiq Hamzah, turut mengajak seluruh KBIHU di Jawa Tengah untuk senantiasa menjaga soliditas dalam melayani dan mendampingi jemaah haji.

Sementara itu, Ketua KBIHU An Nahdliyah Kab. Pekalongan, H. Mansur Ahmad, menyatakan komitmen penuh untuk menerapkan hasil pembinaan tersebut. Ia memastikan bahwa KBIHU yang dipimpinnya akan memberikan layanan terbaik kepada para calon jemaah.
“Kami menyambut baik arahan dari Bapak Wamenhaj terkait Trisukses Haji. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada seluruh jemaah KBIHU An Nahdliyah,” tegas H. Mansur.
Untuk tahun 2026 mendatang, KBIHU An Nahdliyah Kabupaten Pekalongan sendiri telah mempersiapkan layanan untuk memberangkatkan sebanyak 380 orang calon jemaah haji.
Pembinaan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh KBIHU untuk menyelaraskan program dan strategi pembimbingan, memastikan bahwa setiap jemaah haji asal Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pekalongan, diberangkatkan dengan bekal ilmu yang memadai dan layanan yang prima, demi terwujudnya ibadah yang mabrur dan bermakna.
Kontributor: Murtadho
Editor: Syaikhul Alim
Views: 222







