
Banjarnegara, nukotasantri.or.id – PCNU Kabupaten Pekalongan bersama lembaga dan badan otonomnya menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan mengirimkan tim dan bantuan untuk korban bencana tanah longsor di Pandanarum, Banjarnegara. Penyaluran bantuan yang dilakukan pada Rabu, 26 November 2025, ini merupakan wujud nyata kepedulian Nahdlatul Ulama (NU) dalam merawat semangat kemanusiaan.
Rombongan kemanusiaan ini terdiri dari unsur PCNU Kabupaten Pekalongan, didukung penuh oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU), serta Gerakan Pemuda (GP) Ansor – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pekalongan. Mereka membawa berbagai kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para penyintas.
Bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan pokok dan logistik, seperti beras, pakaian baru, pampers, obat-obatan, serta bantuan dana yang diharapkan dapat mendukung proses pemulihan para korban terdampak.
Rasa Empati dan Harapan Ketua Tanfidziyah
Sebelum rombongan dilepas, KH. Muslikh Khudlori, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, menyampaikan sambutan pelepasan. Dalam kesempatan tersebut, beliau memohon maaf karena tidak dapat mendampingi tim secara langsung dikarenakan adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Meskipun demikian, beliau menegaskan bahwa PCNU Kabupaten Pekalongan menyampaikan rasa empati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Pandanarum Banjarnegara. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran PCNU bersama badan otonomnya merupakan upaya untuk sedikit meringankan beban penderitaan yang dialami oleh para korban.
“Kami mendoakan agar para relawan dan juga para penerima manfaat dari ikhtiar kemanusiaan ini senantiasa mendapatkan balasan terbaik dari Gusti Allah SWT,” ujar KH. Muslikh Khudlori, memberikan semangat dan doa bagi tim yang berangkat dan masyarakat yang terdampak.
Aksi Nyata Solidaritas di Lokasi Bencana
Secara teknis di lokasi bencana, penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh H. Mujahidin, Ketua LAZISNU Kabupaten Pekalongan, didampingi oleh Ahmad Fawaid, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan. Bantuan tersebut diserahkan kepada Posko NU Peduli Banjarnegara.
H. Mujahidin menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan dari nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial yang selalu dipegang teguh oleh Nahdlatul Ulama. “Ini adalah bentuk nyata bahwa NU selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar para korban,” terang H. Mujahidin.

Bencana longsor yang melanda Pandanarum Banjarnegara telah meninggalkan duka dan kerusakan, sehingga membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak. PCNU Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga pada dimensi kemanusiaan dan sosial. Pengiriman bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa seluruh struktur organisasi, dari lembaga hingga badan otonom, bergerak serempak dalam semangat NU Hadir Membantu – Merawat Semangat Kemanusiaan.
Aksi ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga dan Banom NU, di mana LAZISNU bertindak sebagai pengumpul dan penyalur dana/logistik, LPBINU sebagai tim tanggap bencana, dan Ansor–Banser sebagai kekuatan relawan di lapangan. Kerjasama ini memastikan bahwa bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi korban bencana.
Kontributor: Syaikhul Alim
Views: 36







