Beranda Warta LPBINU MWCNU Karanganyar Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pohon Tumbang di Pemakaman...

LPBINU MWCNU Karanganyar Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pohon Tumbang di Pemakaman Serangbuling

155
0
LPBINU MWCNU Karanganyar Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Pohon Tumbang di Pemakaman Serangbuling. Kegiatan terlaksana pada Sabtu (27/12/2025) (Dok LTNNU)

KARANGANYAR, nukotasantri.or.id – Kepedulian terhadap kepentingan umum kembali ditunjukkan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Karanganyar. Bersama warga masyarakat, LPBINU melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan pohon tumbang yang menutup akses di area Pemakaman Umum Dukuh Serangbuling, Desa Wonosari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan warga terkait tumbangnya sebuah pohon berukuran besar akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Karanganyar beberapa waktu lalu. Pohon tersebut roboh melintang di area pemakaman, sehingga mengganggu akses jalan peziarah dan menimpa sejumlah nisan makam.

Sejak pagi hari, personel LPBINU MWCNU Karanganyar bersama warga setempat sudah berkumpul di lokasi. Dengan semangat kebersamaan, mereka bahu-membahu membersihkan ranting, dahan, hingga batang utama pohon yang berdiameter cukup besar. Untuk mempercepat proses evakuasi, tim LPBINU membawa peralatan khusus berupa mesin pemotong kayu atau chainsaw.

Koordinator lapangan LPBINU MWCNU Karanganyar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat. Menurutnya, LPBINU selalu siap hadir ketika dibutuhkan warga, terutama dalam situasi darurat kebencanaan.

“Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Begitu mendapat laporan adanya pohon tumbang di area pemakaman, kami langsung berkoordinasi dengan warga dan pengurus setempat untuk segera melakukan pembersihan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa pemakaman merupakan fasilitas umum yang harus dijaga kebersihan dan keamanannya. Selain sebagai tempat peristirahatan terakhir, area makam juga sering dikunjungi masyarakat untuk berziarah, sehingga aksesnya harus tetap terbuka dan aman.

Proses pembersihan berlangsung selama beberapa jam. Batang pohon dipotong menjadi beberapa bagian agar mudah dipindahkan, sementara ranting dan daun dikumpulkan oleh warga untuk dibersihkan dari area makam. Meski bekerja di bawah cuaca yang masih mendung, seluruh peserta tetap bersemangat hingga kegiatan selesai.

Warga Desa Wonosari menyambut baik kehadiran dan bantuan LPBINU MWCNU Karanganyar. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu karena keterbatasan peralatan yang dimiliki masyarakat setempat untuk menangani pohon berukuran besar.

“Kalau hanya mengandalkan alat seadanya, tentu sangat sulit. Alhamdulillah ada LPBINU yang datang membawa chainsaw dan tenaga terlatih, sehingga pekerjaan bisa cepat selesai,” ungkapnya.

Selain membersihkan pohon tumbang, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pengurus NU dengan masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan nilai-nilai kebersamaan yang selama ini dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama.

Di akhir kegiatan, pihak MWCNU Karanganyar melalui LPBINU juga menyampaikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Warga diingatkan untuk memperhatikan keberadaan pohon-pohon besar yang sudah berumur tua, terutama yang berada di dekat pemukiman dan fasilitas umum.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika ada pohon yang sudah rapuh atau berpotensi tumbang, sebaiknya segera dilaporkan atau dilakukan penanganan bersama agar tidak menimbulkan kerugian,” kata perwakilan LPBINU.

Hingga kegiatan berakhir, area Pemakaman Umum Dukuh Serangbuling telah kembali bersih dan dapat diakses dengan normal. Nisan-nisan yang sempat tertimpa ranting juga sudah dibersihkan, sehingga warga dapat kembali berziarah dengan aman dan nyaman.

Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata peran LPBINU sebagai garda terdepan NU dalam penanggulangan bencana sekaligus penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kontributor: Media NU LAZISNU MWCNU Karanganyar
Editor: Syaikhul Alim

Views: 25

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini