Beranda Warta Banser Pekalongan Siaga Bencana, Evakuasi Warga dan Bantu Logistik

Banser Pekalongan Siaga Bencana, Evakuasi Warga dan Bantu Logistik

309
0

Pekalongan — Banser Kabupaten Pekalongan terus memperkuat peran kemanusiaannya dalam penanganan bencana alam yang melanda berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan sepanjang Januari 2026. Melalui Unit Bagana Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab), Banser Kabupaten Pekalongan terjun langsung menangani sejumlah kejadian bencana, mulai dari tanah longsor, evakuasi warga terdampak banjir, penyaluran logistik, penanganan tanggul jebol, hingga evakuasi pohon tumbang.

Merespons meningkatnya debit air sungai akibat curah hujan tinggi, Unit Bagana Satkorcab Banser Kabupaten Pekalongan bergerak cepat dan terkoordinasi. Operasi tanggap darurat difokuskan pada wilayah-wilayah terdampak banjir dan bencana hidrometeorologi di sejumlah kecamatan, antara lain Wiradesa, Siwalan, Tirto, Wonopringgo, Kedungwuni, Paninggaran, serta beberapa kecamatan lain yang turut terdampak.

Dalam pelaksanaan di lapangan Banser menjalin kolaborasi solid bersama beberapa unsur, diantaranya BPBD Kab Pekalongan, TNI, Polri, LPBINU, Tagana, PMI, serta Para Relawan Gabungan lainnya, guna menyisir titik-titik rawan dan wilayah terisolir. Personel diterjunkan dengan menggunakan perahu karet serta menerapkan standar keselamatan kebencanaan, guna memastikan proses evakuasi berjalan aman dan efektif.

Selain evakuasi warga, Banser juga melakukan pendataan kondisi korban dan kebutuhan warga secara real-time, membantu pendistribusian bantuan logistik, serta turut serta dalam penanganan darurat infrastruktur, seperti penguatan tanggul jebol dan pembersihan material pascabencana.

Komandan Satkorcab Banser Kabupaten Pekalongan, Muhammad Riza, S.Sy, M.H, menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap aksi kebencanaan yang dilakukan Banser.

“Banser hadir untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal, khususnya kelompok rentan. Setiap langkah kami lakukan dengan mengedepankan keselamatan warga dan personel di lapangan,” ujar Muhammad Riza.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat. “Respons kebencanaan tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi dengan BPBD, LPBI NU, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat menjadi kunci agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pekalongan, Achmad Fawaid, S.Pd, mengapresiasi kerja keras dan dedikasi seluruh personel Banser yang terjun di lapangan. “Banser adalah garda terdepan Ansor dalam aksi kemanusiaan. Kami mengapresiasi dedikasi seluruh kader yang bekerja tanpa lelah demi keselamatan masyarakat terdampak bencana,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa GP Ansor Kabupaten Pekalongan akan terus mendukung penguatan kapasitas kebencanaan dan kolaborasi lintas lembaga demi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dengan semangat satu komando, satu barisan, Banser Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk selalu siaga, tanggap, dan hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi darurat.

Pengirim: Ahmad Tauhid
Editor: K. Anwar

Views: 32

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini