Beranda Pendidikan Bersinar di OSKANU IV, MIS Pakumbulan Buaran Torehkan Prestasi di Tingkat Jawa...

Bersinar di OSKANU IV, MIS Pakumbulan Buaran Torehkan Prestasi di Tingkat Jawa Tengah dan Harumkan Nama Kabupaten Pekalongan

289
0
Zhafira Putri dari MIS Pakumbulan Buaran saat menerima hadiah dari Ketua LP Ma'arif PWNU Jawa Tengah, Dr. Fakhrudin Karmani dalam ajang OSKANU IV di Kampus II Unwahas Semarang,

SEMARANG, nukotasantri.or.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MIS Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Dalam ajang Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU IV) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah, salah satu peserta didik MIS Pakumbulan, Zhafira Putri, berhasil meraih Juara 2 mata pelajaran IPA tingkat Jawa Tengah.

Prestasi tersebut diraih setelah Zhafira Putri, siswi kelas VI MIS Pakumbulan, berhasil lolos dari babak penyisihan dan melanjutkan perjuangan hingga babak final yang digelar secara luring di Kampus II Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang, Sabtu, 26 September 2026.

OSKANU IV Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengusung tema “Unggul dalam Sains, Teguh dalam Ke-NU-an, Terdepan dalam Kompetisi.” Ajang tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah di Jawa Tengah. Berdasarkan data penutupan pendaftaran resmi melalui Sistem Informasi Ma’arif NU (SIMNU), jumlah peserta OSKANU IV tercatat mencapai 8.902 peserta.

Pelaksanaan OSKANU IV berlangsung dalam dua tahapan. Babak penyisihan dilaksanakan secara daring melalui sistem Computer Based Test (CBT) pada 8–10 September 2026 di titik lokasi sekolah atau madrasah masing-masing melalui SIMNU dengan pengawasan Zoom Meeting secara terpusat. Dari babak penyisihan tersebut, peserta dengan capaian terbaik berkesempatan melaju ke babak final.

MIS Pakumbulan berhasil menunjukkan kiprahnya sejak babak penyisihan. Dua peserta didiknya sukses meraih medali, yakni Zhafira Putri pada mata pelajaran IPA dengan Medali Emas dan Muhammad Alvin Ni’am pada mata pelajaran Matematika dengan Medali Perak.

Khusus peraih medali emas yang masuk dalam enam peringkat teratas pada masing-masing mata pelajaran, diberikan kesempatan untuk mengikuti babak final. Zhafira Putri menjadi salah satu peserta yang berhasil melanjutkan perjuangan hingga tahap akhir dan kemudian mampu mengukir prestasi sebagai Juara 2 OSKANU IV tingkat Jawa Tengah mata pelajaran IPA.

Babak final OSKANU IV sekaligus rangkaian kegiatan dalam rangka Harlah ke-97 LP Ma’arif NU tersebut dipusatkan di Kampus II UNWAHAS Gunungpati, Kota Semarang. Selain final OSKANU IV, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Seminar Pendidikan, Rakor PIN SAKO Ma’arif NU, serta penganugerahan juara OSKANU IV.

Kepala MIS Pakumbulan, Idham Kholid, S.Pd.I., menyampaikan rasa senang dan syukur atas prestasi yang berhasil diraih peserta didiknya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus menjadi momentum untuk membawa nama MIS Pakumbulan dan Kabupaten Pekalongan semakin dikenal melalui prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Ia menilai keberhasilan Zhafira tidak terlepas dari kesungguhan dalam menjalani proses pembinaan, doa dan ikhtiar yang dilakukan, serta restu dan dukungan orang tua. Dukungan guru pembimbing juga menjadi bagian penting dalam mengantarkan Zhafira hingga mampu meraih prestasi di tingkat provinsi.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan dan rasa syukur bagi keluarga besar MIS Pakumbulan. Semoga capaian ini dapat mengharumkan nama madrasah dan Kabupaten Pekalongan di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.

Idham Kholid berharap prestasi tersebut tidak berhenti pada satu capaian saja. Menurutnya, keberhasilan Zhafira diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk semakin semangat belajar, mengembangkan potensi, serta berani mengikuti berbagai kompetisi.

“Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa-siswi yang lain untuk terus semangat belajar dan mampu menorehkan prestasi-prestasi berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Fandholi, selaku pengurus yayasan, memberikan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih MIS Pakumbulan. Ia berharap prestasi tersebut tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang kompetisi berikutnya.

“Jangan puas hanya sampai di tingkat provinsi. Semoga prestasi ini dapat terus ditingkatkan hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional, bahkan sampai tingkat internasional,” ujar Fandholi. (28/09/26)

Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MIS Pakumbulan untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani berkompetisi di berbagai tingkatan.

Keberhasilan Zhafira juga tidak terlepas dari peran Zuhairotul Makah, S.Pd., selaku guru pembimbing IPA. Proses pembinaan dilakukan selama kurang lebih dua bulan, dimulai sejak Agustus 2026. Pembinaan dilaksanakan secara rutin setiap hari dengan memanfaatkan waktu di sela-sela jam pelajaran kosong.

Menurut Zuhairotul Makah, proses persiapan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan waktu belajar siswa. Selain penguasaan materi, pembinaan juga diarahkan untuk membangun kesiapan dan kepercayaan diri peserta didik dalam menghadapi kompetisi.

“Pembinaan dilakukan secara rutin di sela-sela jam pelajaran kosong. Selama kurang lebih dua bulan, Zhafira terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk menghadapi OSKANU. Kesungguhan dalam belajar dan konsistensi selama proses pembinaan menjadi bagian penting dalam persiapannya,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi semangat Zhafira yang tetap berusaha menjalani proses pembinaan di tengah kesibukan kegiatan pembelajaran. Tantangan dalam persiapan, terutama dalam mengatur waktu antara pembelajaran reguler dan latihan olimpiade, dihadapi dengan kedisiplinan dan komitmen.

“Semoga prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi Zhafira dan menjadi motivasi untuk terus berkembang. Mudah-mudahan pada kompetisi berikutnya dapat kembali memberikan prestasi terbaik dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” harap Zuhairotul Makah.

Bagi MIS Pakumbulan, raihan Juara 2 OSKANU IV tingkat Jawa Tengah ini menjadi bagian dari upaya melanjutkan tradisi prestasi madrasah. Capaian tersebut sekaligus menjadi kebanggaan karena MIS Pakumbulan mampu membawa nama Kabupaten Pekalongan dalam kompetisi bergengsi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Prestasi tersebut juga menjadi bagian dari semarak rangkaian Harlah ke-97 LP Ma’arif NU, khususnya melalui ajang OSKANU IV yang mempertemukan peserta didik berprestasi dari berbagai madrasah dan sekolah di Jawa Tengah.

Ke depan, MIS Pakumbulan berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Prestasi Zhafira Putri dan Muhammad Alvin Ni’am di OSKANU IV diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan prestasi-prestasi berikutnya, sekaligus memotivasi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berproses, dan berani berkompetisi.

Kontributor: Ainun Khikmah

Editor: Syaikhul Alim

Views: 221

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini