Beranda Warta Ansor Kedungwuni Bangun Ekosistem Ekonomi, Dari Wifi hingga Bisnis Laundry

Ansor Kedungwuni Bangun Ekosistem Ekonomi, Dari Wifi hingga Bisnis Laundry

141
0

Kedungwuni, NU Kota Santri – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Kedungwuni resmi meluncurkan unit usaha Ansorpedia Laundry dalam rangkaian pelantikan pengurus masa khidmat 2026-2029 di Gedung MWC NU Kedungwuni, Jumat (8/5/2026).

Peluncuran ini menambah daftar kegiatan kemandirian ekonomi yang dikelola PAC GP Ansor Kedungwuni. Sebelumnya organisasi ini telah sukses menjalankan unit usaha SorbanTours serta Ansorpedianet, layanan penyedia internet hasil kolaborasi yang sudah berjalan selama enam bulan terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris PAC GP Ansor Kedungwuni, Khadiq Akrom Hasani, membacakan laporan perkembangan Ansorpedianet yang telah menjangkau pelanggan di berbagai wilayah. “Tercatat sudah ada 15 wilayah Ranting di Kecamatan Kedungwuni yang telah memasang jaringan wifi dan tergabung dalam kerja sama ini,” jelasnya

Keberhasilan program ini juga dibuktikan dengan adanya pembagian profit sharing kepada pengurus tingkat Ranting. Salah satunya adalah Ranting Salakbrojo yang kini memiliki 49 pengguna aktif dengan total bagi hasil sebesar Rp1.390.000.

Berangkat dari keberhasilan tersebut, Ketua PAC GP Ansor Kedungwuni, M. Adi Mufadi, menegaskan bahwa semangat pengurus dalam tiga tahun ke depan harus tetap “kencang” layaknya koneksi internet yang mereka kelola. Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjalankan mandat organisasi dengan penuh khidmat dan tanggung jawab sesuai janji baiat yang telah diucapkan.

“Kita tunjukkan bahwa Ansor Kedungwuni, baik tingkat PAC maupun Ranting, selalu aktif. Jika kita konsisten, organisasi akan berjalan solid dan mampu mewarnai kehidupan masyarakat di Kecamatan Kedungwuni,” ujarnya

Sejalan dengan hal itu, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, Rifda Ujza, menekankan pentingnya tiga pilar utama bagi pengurus GP Ansor, yakni Ngaji, Ngader, dan Makaryo. Menurutnya, ketiga hal ini harus berjalan beriringan tanpa mengesampingkan satu sama lain.

“Ansor yang notabene adalah para santri memiliki tanggung jawab untuk terus belajar ilmu agama dan mempertahankan paham Aswaja (Ngaji). Selain itu, pengkaderan bagaimanapun caranya harus tetap berjalan (Ngader), bekerja untuk kemandirian organisasi sangat penting guna mendukung penuh berbagai kegiatan GP Ansor (Makaryo),” pungkasnya.

Di sisi lain, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kedungwuni, Abdurrohim, mengingatkan agar kepengurusan baru ini mampu menumbuhkan satu harokah atau gerakan yang solid bagi seluruh kader di wilayah Kedungwuni. Ia juga mendorong maksimalisasi penggunaan Gedung MWC sebagai titik pusat gerakan, baik untuk pola kaderisasi maupun konsolidasi organisasi.

“Harapannya agar bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah Kecamatan Kedungwuni, sehingga apa pun kegiatannya dapat disongsong dengan baik untuk menjalin kerja sama dalam memberikan manfaat melalui gerakan pemuda,” harapnya

Turut hadir, PW Gp Ansor Jateng, Camat, Majelis Wakil Cabang, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU Kecamatan Kedungwuni

Kontributor: Muhammad Maelal Marom
Editor: K.Anwar

Views: 23

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini