Beranda Warta Wakil Ketua GP Ansor Pekalongan Ajak Mahasiswa Jadikan Iman sebagai Spirit Pelestarian...

Wakil Ketua GP Ansor Pekalongan Ajak Mahasiswa Jadikan Iman sebagai Spirit Pelestarian Lingkungan

158
0

Kajen, NU Kota Santri – Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, Suroso, S.Pd.I., M.Pd., dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sekolah Ekoteologi yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid (UIN Gus Dur) Pekalongan, Ahad (21/6/2026). Mengusung tema “Mengamalkan Iman, Melestarikan Lingkungan”, kegiatan ini menjadi ruang dialog antara akademisi, aktivis, dan mahasiswa untuk memperkuat kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan.

Suroso memberikan perspektif tentang pentingnya membangun kesadaran ekologis yang berlandaskan nilai-nilai agama. Di hadapan para mahasiswa dan peserta yang hadir, ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan sekadar tanggung jawab sosial, melainkan juga bagian dari implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini, seperti pencemaran, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim, menuntut keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan muda dan komunitas keagamaan. Oleh karena itu, pendekatan ekoteologi menjadi salah satu cara strategis untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ibadah dan bentuk syukur atas karunia Tuhan.” ujarnya.

Menurutnya, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Keimanan yang kuat semestinya melahirkan kepedulian terhadap alam sebagai amanah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. “Organisasi kepemudaan seperti GP Ansor memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat terkait isu-isu lingkungan. Gerakan pelestarian lingkungan akan lebih efektif apabila dikolaborasikan dengan pendekatan budaya, pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan yang hidup di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran Suroso sebagai narasumber menunjukkan kontribusi nyata kader GP Ansor dalam mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan yang saat ini menjadi perhatian bersama. Selain aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan, GP Ansor juga terus mendorong lahirnya gerakan-gerakan ekologis yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemaslahatan masyarakat.

Kegiatan Sekolah Ekoteologi ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi pendidikan, dan pegiat lingkungan yang membahas keterkaitan antara agama, etika lingkungan, dan tantangan ekologis kontemporer. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa dan aktivis organisasi kemahasiswaan tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan pemaparan materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab.

Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa Sekolah Ekoteologi merupakan ruang belajar bersama untuk memperkuat perspektif keagamaan yang responsif terhadap isu-isu lingkungan. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep-konsep ekologis secara teoritis, tetapi juga mampu menerjemahkannya dalam aksi nyata di lingkungan kampus maupun masyarakat.” ucapnya.

Melalui penyelenggaraan Sekolah Ekoteologi, UIN Gus Dur Pekalongan kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang mendorong integrasi antara ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menjaga kelestarian bumi sebagai amanah yang harus dipelihara untuk masa depan.

Kontributor: Ahmad Mujahid
Editor: Khairul Anwar

Views: 57

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini