Beranda Warta Ikuti GETAR 2026, PR Fatayat NU Tanjung Perkuat Tata Kelola Organisasi

Ikuti GETAR 2026, PR Fatayat NU Tanjung Perkuat Tata Kelola Organisasi

137
0

Tirto, NU Kota Santri – Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Tanjung turut berpartisipasi dalam kegiatan GETAR (Gerakan Tertib Administrasi) yang diselenggarakan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Tirto di MI Salafiyah Sidorejo, Ahad (21/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 17 Pimpinan Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Tirto sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi yang tertib, profesional, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan GETAR dinilai langsung oleh Tim GETAR PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari Wakil Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan, Sahabat Mushohihah, Wakil Sekretaris Sahabat Marina, dan Bendahara Sahabat Sholihah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan administrasi yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan sebagai langkah penguatan kapasitas organisasi hingga tingkat ranting.

Ketua PR Fatayat NU Tanjung Maharani menyambut baik pelaksanaan GETAR 2026 sebagai sarana evaluasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh pengurus ranting. Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan pemahaman pengurus terkait tata kelola organisasi yang tertib, sistematis, dan sesuai dengan pedoman administrasi Fatayat NU.

“Kami sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan GETAR ini. Selain menjadi sarana evaluasi administrasi, kegiatan ini juga memberikan banyak pengetahuan baru bagi pengurus ranting. Semoga melalui GETAR, PR Fatayat NU Tanjung dapat terus meningkatkan kualitas administrasi, memperkuat soliditas organisasi, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anggota maupun masyarakat,” ujarnya.

Ketua PAC Fatayat NU Tirto, Sahabat Ella Maryana, M.Pd., menjelaskan bahwa administrasi merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi yang sehat dan berkembang. Menurutnya, melalui administrasi yang tertib, organisasi dapat memetakan potensi, program, serta dampak yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini juga menjadi ajang belajar bersama. Jika masih ada administrasi yang kurang, maka kita benahi bersama. GETAR bukan hanya soal penilaian, tetapi juga proses meningkatkan kualitas organisasi agar semakin berdaya, berdampak, dan mendunia,” ujar Ella dalam sambutannya.

Sementara itu, Sahabat Mushohihah menyampaikan bahwa program GETAR lahir sebagai tindak lanjut dari pelatihan administrasi yang telah digelar oleh PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan. Ia juga mengapresiasi prestasi PAC Fatayat NU Tirto yang berhasil meraih Juara I GETAR di tingkat cabang dan berharap seluruh ranting dapat mengikuti jejak tersebut dalam membangun budaya administrasi yang baik.

“Pengurus Fatayat harus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan sistem administrasi organisasi yang selalu diperbarui dari waktu ke waktu. Karena itu, tata kelola organisasi tidak dapat lagi dijalankan dengan kebiasaan lama, melainkan harus mengikuti standar administrasi yang telah ditetapkan.” katanya.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Dewan Kehormatan PAC Fatayat NU Tirto sekaligus Pembina PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan, Dr. Hj. Mufassiroh, M.Si. Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya membangun organisasi yang kuat tidak hanya dari sisi penampilan luar, tetapi juga dari kualitas internal.

Ia mencontohkan bahwa Fatayat NU saat ini telah menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional. Hal tersebut dibuktikan dengan keterlibatan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pekalongan, Sahabat Hj. Jariyah, S.Pd., dalam pertemuan Nahdlatul Ulama tingkat dunia yang diselenggarakan di Makkah. Karena itu, menurutnya, kader Fatayat harus terus meningkatkan kualitas organisasi, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Jangan sampai terlihat memiliki rumah yang megah, tetapi rapuh di dalamnya. Organisasi harus kuat secara internal agar mampu menghadapi berbagai tantangan. Ketertiban dan kedisiplinan adalah cerminan kualitas organisasi di mata masyarakat,” pesannya.

Selain tertib administrasi, Mufassiroh juga mendorong kader Fatayat untuk aktif memanfaatkan media sosial secara positif dan berkarakter. Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana dakwah, edukasi, dan penguatan citra organisasi hingga menjangkau masyarakat luas, bahkan tingkat global.

Melalui kegiatan GETAR 2026, PR Fatayat NU Tanjung bersama seluruh ranting di Kecamatan Tirto diharapkan semakin siap membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan fondasi administrasi yang kuat, Fatayat NU diharapkan mampu memperluas manfaat bagi masyarakat serta terus mengukuhkan perannya sebagai organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama yang berdaya, berdampak, dan mendunia.

Kontributor: Maharani
Editor: Khairul Anwar

Views: 34

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini