Beranda Pendidikan Demo Ekstrakurikuler MI Sullam Taufiq Kajen Jadi Panduan Siswa Menemukan Bakat dan...

Demo Ekstrakurikuler MI Sullam Taufiq Kajen Jadi Panduan Siswa Menemukan Bakat dan Meraih Prestasi

42
0
Demo Ekstrakurikuler MI Sullam Taufiq Kajen digelar Sabtu (18/7/2026) di Aula Madrasaah (Dok. LTNNU)

Kajen, nukotasantri.or.id – MI Sullam Taufiq Kajen menggelar Demonstrasi Ekstrakurikuler (Demo Ekskul) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula MI Sullam Taufiq Kajen, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang pengenalan berbagai program ekstrakurikuler sekaligus memberikan gambaran kepada peserta didik mengenai beragam pilihan kegiatan yang dapat mereka ikuti sesuai dengan minat, bakat, dan potensi masing-masing.

Demo ekstrakurikuler diikuti oleh seluruh peserta didik dengan menampilkan berbagai pertunjukan dan demonstrasi dari masing-masing cabang ekstrakurikuler. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh informasi mengenai jenis kegiatan yang tersedia, tetapi juga dapat melihat secara langsung kemampuan dan penampilan para anggota ekstrakurikuler yang telah lebih dahulu berlatih.

Koordinator Ekstrakurikuler MI Sullam Taufiq Kajen, Ahmad Ubaidi, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan demonstrasi ekstrakurikuler merupakan salah satu media yang efektif untuk memperkenalkan program-program pengembangan diri kepada peserta didik sejak awal tahun pelajaran.

“Demo ekstrakurikuler ini kami selenggarakan sebagai wahana unjuk kemampuan sekaligus memberikan informasi kepada peserta didik mengenai berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang ada di MI Sullam Taufiq Kajen. Harapannya, anak-anak dapat mengenal setiap kegiatan secara langsung sehingga lebih mantap dalam menentukan pilihan sesuai bakat dan minatnya,” ujar Ubaidi.

Ia menjelaskan, MI Sullam Taufiq Kajen terus berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik pada aspek akademik maupun nonakademik. Karena itu, madrasah menyediakan berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler yang dirancang untuk mengakomodasi keberagaman kemampuan dan ketertarikan siswa.

Menurutnya, pada tahun pelajaran 2026/2027 terdapat dua kategori kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan madrasah. Pertama adalah ekstrakurikuler wajib berupa Pramuka yang harus diikuti seluruh peserta didik kelas I hingga kelas VI. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Sabtu pada jam ekstrakurikuler pertama sebagai bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kemandirian peserta didik.

Selain itu, madrasah juga menyediakan ekstrakurikuler pilihan atau peminatan. Setiap peserta didik diperkenankan memilih satu kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki. Seluruh kegiatan peminatan dilaksanakan setiap hari Sabtu setelah pelaksanaan ekstrakurikuler wajib.

Adapun pilihan ekstrakurikuler yang tersedia meliputi Kaligrafi, Dokter Kecil, Pagar Nusa, Seni Rebana, Menggambar dan Mewarnai, English Club, Sport Club atau Sepak Bola, Komputer, Tari, serta Taekwondo. Masing-masing kegiatan diperuntukkan bagi jenjang kelas tertentu dengan mempertimbangkan karakteristik perkembangan peserta didik.

Kepala MI Sullam Taufiq Kajen, M. Syaikhul Alim, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung proses pendidikan di madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik melalui kegiatan intrakurikuler, tetapi juga harus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Selain program intrakurikuler dan kokurikuler, kegiatan ekstrakurikuler merupakan wahana yang sangat penting untuk memfasilitasi pemenuhan minat dan bakat peserta didik. Melalui kegiatan inilah diharapkan lahir berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan pemilihan ekstrakurikuler, madrasah telah melaksanakan asesmen diagnostik terhadap seluruh peserta didik. Asesmen tersebut bertujuan memetakan bakat, minat, serta gaya belajar siswa sehingga hasilnya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi orang tua dan peserta didik dalam menentukan kegiatan ekstrakurikuler yang paling sesuai.

Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang berpusat pada peserta didik. Dengan mengenali potensi setiap anak sejak dini, proses pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler diharapkan menjadi lebih efektif dan mampu menghasilkan perkembangan yang optimal.

Syaikhul Alim berharap kegiatan demonstrasi ekstrakurikuler tidak sekadar menjadi agenda pengenalan program, tetapi benar-benar menjadi referensi bagi peserta didik dalam menentukan pilihan kegiatan selama satu tahun pelajaran ke depan.

“Melalui demo ekstrakurikuler ini kami berharap anak-anak memperoleh gambaran yang utuh mengenai setiap kegiatan sehingga dapat memilih sesuai minat dan potensinya. Semoga dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler ini akan lahir talenta-talenta terbaik yang mampu mengharumkan nama MI Sullam Taufiq Kajen di berbagai ajang prestasi,” pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan demonstrasi ekstrakurikuler tersebut, MI Sullam Taufiq Kajen kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi akademik, tetapi juga pembinaan karakter, keterampilan, kreativitas, kepemimpinan, serta pengembangan bakat peserta didik secara menyeluruh sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Kontributor: Kharis Zakariya

Views: 18

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini