Beranda Warta Pengurus Baru MUI Pekalongan Dikukuhkan, Perkuat Peran dalam Stabilitas Sosial dan Pembangunan 

Pengurus Baru MUI Pekalongan Dikukuhkan, Perkuat Peran dalam Stabilitas Sosial dan Pembangunan 

264
0

Pekalongan — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pekalongan resmi menggelar Pengukuhan Pengurus Masa Khidmah 2025–2030 di Aula Setda Kabupaten Pekalongan. Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Strategis MUI dalam Mendukung Pembangunan Umat Berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan” ini terlaksana pada Ahad (26/4/2026). Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris MUI Jawa Tengah Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag.

Ketua MUI Kabupaten Pekalongan, KH. Tajudin Shorih menyampaikan, pengukuhan pengurus baru ini bukan sekadar seremonial belaka, tetapi amanah besar yang harus diemban bersama. 

“MUI bukan hanya organisasi biasa, tetapi wadah para ulama, umara, dan cendekiawan muslim yang bertanggung jawab menjaga kemurnian ajaran Islam, membimbing umat, serta ikut serta dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Disampaikan, ada tiga peran strategis MUI ke depan yang ingin digalakkan. Pertama, sebagai penjaga akidah dan ukhuwah. “Di tengah arus informasi yang deras, MUI harus terus memberikan fatwa dan bimbingan yang menenangkan, mencegah perpecahan, serta merawat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Pekalongan,” terangnya.

Kedua, sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan. “MUI harus turut serta mensukseskan program-program pembangunan yang berpihak pada rakyat, seperti pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi dan UMKM, serta pencegahan narkoba dan kemaksiatan,”paparnya.

Ketiga, sebagai pelopor pembangunan berkelanjutan. “MUI perlu mendorong kesadaran umat akan pentingnya menjaga lingkungan, mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara produktif, serta menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia dan berdaya saing.”lanjutnya.

Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik semata, tetapi juga mencakup pembangunan nonfisik yang menyentuh kehidupan masyarakat secara menyeluruh. 

“Pembangunan harus seimbang, tidak hanya infrastruktur, tetapi juga membangun umat dari sisi spiritual, ekonomi, pendidikan, dan sosial,” ujarnya. 

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara MUI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial serta mendorong kemajuan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menciptakan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan umat.

Sementara itu, Sekretaris MUI Jawa Tengah, Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag., dalam arahannya menyampaikan bahwa MUI memiliki peran strategis sebagai mitra umat dan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa tugas utama MUI adalah memberikan bimbingan dan tuntunan keagamaan, menjaga akidah umat, serta merespons berbagai persoalan sosial-keagamaan yang berkembang di masyarakat. “MUI harus hadir sebagai penyejuk, pemberi solusi, dan penjaga harmoni di tengah dinamika kehidupan umat,” ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung khidmat dihadiri oleh Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, Baznas Kabupaten Pekalongan, Sekda Kabupaten Pekalongan, Kapolres Pekalongan, dan tamu undangan lainnya.

Pewarta: Khairul Anwar

Views: 56

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini