Beranda Warta LTNNU Pekalongan Cetak Kader NU Melek Media dan Siap Lawan Disinformasi

LTNNU Pekalongan Cetak Kader NU Melek Media dan Siap Lawan Disinformasi

109
0

Kedungwuni, NU Kota Santri – Kemampuan jurnalistik dan literasi digital menjadi kebutuhan penting bagi kader Nahdlatul Ulama di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks di media sosial. Kader NU dituntut tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghadirkan narasi yang positif, mencerahkan, dan dapat dipertanggungjawabkan di ruang digital. 

Hal tersebut disampaikan Syaikhul Alim dalam kegiatan “Ngaji Media & Jurnalistik Digital” yang digelar Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Pekalongan pada Ahad (7/6/2026) di Ruang Meeting Gedung PCNU Kabupaten Pekalongan.

“Di era digital seperti sekarang, kader Nahdlatul Ulama tidak cukup hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga harus mampu menjadi produsen informasi yang positif, mencerahkan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Disampaikan, media NU harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Dakwah hari ini tidak cukup hanya di mimbar, tetapi juga harus hadir di ruang digital dengan konten yang kreatif, informatif, dan berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” imbuhnya.

Kesan Positif Peserta

Kegiatan ini mendapatkan kesan positif sekaligus harapan keberlanjutan dari para peserta. Salah satunya, Bapak Hariri, menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan kader NU dalam bidang media dan jurnalistik digital. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan agar lahir kader-kader media NU yang aktif dan kompeten. 

“Melalui kegiatan ini kami mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang media dan jurnalistik digital. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan agar kader-kader NU semakin aktif dan terampil dalam mengelola media,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ibu Lathifah menyampaikan bahwa pelatihan tersebut membuka wawasan baru terkait pengelolaan informasi digital yang positif dan bertanggung jawab. Menurutnya, keberlanjutan program menjadi penting agar para peserta dapat terus berkembang dan berkontribusi di lingkungan masing-masing.

“Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami, terutama bagaimana menyampaikan informasi yang baik, benar, dan bertanggung jawab di media digital. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dengan pendampingan dan praktik yang lebih intensif,” tuturnya. 

Kegiatan ini menghadirkan lima narasumber yang berpengalaman di bidang jurnalistik dan media, antara lain Syaikhul Alim (Ketua LTNNU Kabupaten Pekalongan), Khairul Anwar (Kontributor NU Online), Syafiq Yunensa (Direktur Penerbit Digdaya Book dan Dosen Punk), Ajie Najmuddin (Founder Ulik Arsip), dan Muslikhul Ibad (Fotografer). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun ekosistem media NU yang produktif, edukatif, dan mampu menjadi penyeimbang informasi di tengah masyarakat. Selain meningkatkan kapasitas kader, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan kontributor-kontributor media NU dari berbagai daerah.

Puluhan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala dengan materi yang lebih mendalam dan praktik jurnalistik yang lebih intensif.

Kontributor: Khairul Anwar

Views: 39

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini