Beranda Pendidikan LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pekalongan Siapkan Sekolah dan Madrasah Berstandar Global

LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pekalongan Siapkan Sekolah dan Madrasah Berstandar Global

159
0
LP Ma'arif PCNU Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Sekolah/Madrasah Berstandar Global yang digelar di Ruang Rapat PCNU Kabupaten Pekalongan, Selasa (9/6/2026).

Kajen, Nukotasantri.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kabupaten Pekalongan mulai mempersiapkan langkah strategis untuk mewujudkan sekolah dan madrasah berstandar global di lingkungan pendidikan Ma’arif. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Sekolah/Madrasah Berstandar Global yang digelar di Ruang Rapat PCNU Kabupaten Pekalongan, Selasa (9/6/2026).

Rakor diikuti jajaran pengurus harian LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pekalongan, pengurus bidang MI, MTs, dan MA, serta para Ketua Kelompok Kerja (Pokja) MI se-Kabupaten Pekalongan. Pertemuan tersebut menjadi forum konsolidasi sekaligus sosialisasi program unggulan yang digagas LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah guna meningkatkan kualitas pendidikan Ma’arif agar mampu bersaing di tingkat global.

Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Daenuri, M.Pd.I., menjelaskan bahwa LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah menargetkan sedikitnya 500 sekolah dan madrasah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK untuk menjalankan Program Sekolah/Madrasah Berstandar Global.

Menurutnya, program tersebut saat ini telah memasuki tahap awal dan diterapkan pada 27 satuan pendidikan Ma’arif sebagai proyek percontohan (piloting project). Selain itu, para guru Bahasa Inggris dari lembaga yang terlibat juga sedang mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi sesuai standar internasional.

“Program ini merupakan ikhtiar besar LP Ma’arif untuk meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu menjawab tantangan zaman. Saat ini sudah ada 27 satuan pendidikan yang menjadi piloting project dan guru-guru Bahasa Inggrisnya sedang mengikuti pelatihan,” ujar Daenuri.

Ia menuturkan, implementasi program akan diawali dengan workshop yang dirancang untuk diikuti oleh seluruh sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma’arif Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada 18–20 Juni 2026 di Pekalongan.

Workshop tersebut menjadi tahapan penting dalam memberikan pemahaman mengenai konsep sekolah dan madrasah berstandar global, sekaligus memetakan kesiapan masing-masing lembaga pendidikan untuk mengikuti program lanjutan.

Lebih lanjut, Daenuri menjelaskan bahwa sekolah atau madrasah yang dinilai siap akan mengikuti pelatihan guru Bahasa Inggris selama enam bulan secara hybrid, yakni kombinasi pembelajaran luring dan daring. Pelatihan tersebut akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pearson Language, lembaga internasional yang memiliki pengalaman dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris berstandar global.

Melalui program tersebut, para guru akan mendapatkan penguatan kompetensi bahasa maupun metodologi pembelajaran sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan standar internasional.

“Guru-guru Bahasa Inggris nantinya akan mengikuti pelatihan selama enam bulan. Pelatihan dilakukan secara hybrid bekerja sama dengan Pearson Language agar kemampuan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dan madrasah Ma’arif semakin meningkat dan memenuhi standar global,” jelasnya.

Setelah tahap pelatihan selesai, program akan dilanjutkan dengan implementasi pembelajaran di kelas nyata. Pada tahap ini, sekolah dan madrasah peserta akan menggunakan buku pembelajaran standar Pearson Language serta memperoleh supervisi dan pendampingan secara langsung dari tim Pearson Language.

Menurut Daenuri, pendampingan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan sekolah dan madrasah Ma’arif.

Ia berharap program ini dapat diikuti oleh lembaga pendidikan dari seluruh kecamatan dan seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Pekalongan. Dengan keterlibatan yang luas, diharapkan semakin banyak sekolah dan madrasah Ma’arif yang memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an yang menjadi ciri khas pendidikan Ma’arif.

“Karena ini program yang sangat bagus, kami berharap setiap kecamatan dan setiap jenjang satuan pendidikan dapat berpartisipasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Sementara itu, antusiasme terhadap program tersebut juga disampaikan oleh para peserta rakor. Salah satunya datang dari Ketua Pokja MI Kecamatan Karanganyar, Zulfiana, S.Pd.I. Ia menilai program Sekolah/Madrasah Berstandar Global menjadi peluang besar bagi madrasah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Zulfiana mengatakan bahwa pihaknya siap mengikuti program tersebut. Menurutnya, sejumlah madrasah di wilayah Karanganyar telah memiliki guru Bahasa Inggris khusus yang bersertifikasi sehingga memiliki modal awal yang baik untuk berpartisipasi dalam program pengembangan tersebut.

“Kami siap mengikuti program ini, apalagi di MI kami sudah ada guru khusus Bahasa Inggris yang telah bersertifikasi. Semoga dengan program ini madrasah semakin maju dan menjadi idola masyarakat,” ungkapnya.

Melalui rakor tersebut, LP Ma’arif PCNU Kabupaten Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global. Program Sekolah/Madrasah Berstandar Global diharapkan menjadi langkah strategis dalam melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing internasional, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 51

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini