Beranda Warta Ansor Pekalongan Bangun Kader yang Sehat, Solid, dan Sportif

Ansor Pekalongan Bangun Kader yang Sehat, Solid, dan Sportif

62
0

Kedungwuni, NU Kota Santri – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan resmi menggelar Liga Ansor Kabupaten Pekalongan 2026 sebagai ajang mempererat ukhuwah, meningkatkan sportivitas, sekaligus memperkuat solidaritas antarkader melalui kompetisi minisoccer. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar GP Ansor dalam membangun kader yang sehat jasmani, tangguh, dan memiliki semangat kebersamaan.

Pertandingan perdana digelar pada Selasa (7/7/2026) pukul 22.00–23.00 WIB di Titik Temu Sport, Karangdowo, Kedungwuni. Pada laga pembuka Grup A, ABS FC Ansor Banser Siwalan FC berhadapan dengan FC Rambo Ranting Ansor Bojong. Sementara pertandingan kedua mempertemukan Ansor Wonopringgo melawan PH & Satkorcab GP Ansor Kabupaten Pekalongan.

Liga Ansor 2026 akan berlangsung selama beberapa bulan dengan sistem penyisihan grup. Setelah pertandingan Grup A, kompetisi akan berlanjut pada 14 Juli (Grup B), 21 Juli (Grup C), 28 Juli (Grup D), dan 4 Agustus (Grup E). Selanjutnya, babak lanjutan hingga partai penentuan dijadwalkan berlangsung mulai Agustus hingga November 2026, dengan pertandingan terakhir direncanakan pada 24 November 2026.

Ketua Pelaksana Liga Ansor Kabupaten Pekalongan, Arieza Arfani, menegaskan bahwa kompetisi ini tidak semata-mata mengejar prestasi di lapangan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter kader melalui olahraga.

“Liga Ansor kami selenggarakan bukan hanya sebagai ajang kompetisi minisoccer, tetapi juga sebagai media mempererat ukhuwah, membangun sportivitas, dan memperkuat solidaritas antarkader GP Ansor se-Kabupaten Pekalongan. Kami berharap seluruh pemain maupun suporter dapat menjaga fair play dan menjadikan setiap pertandingan sebagai momentum memperkuat persaudaraan,” ujarnya.

Menurut Arieza, panitia telah mempersiapkan seluruh rangkaian pertandingan agar berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi peserta maupun penonton. Ia menekankan bahwa keberhasilan Liga Ansor tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari kemampuan seluruh peserta menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan.

“Kami ingin Liga Ansor menjadi ruang silaturahmi yang menyenangkan bagi seluruh kader. Siapa pun yang menang tetap bersaudara, dan siapa pun yang kalah tetap menjadi bagian dari keluarga besar GP Ansor. Semangat itulah yang ingin terus kami rawat melalui kompetisi ini,” katanya.

Arieza juga mengajak seluruh kader GP Ansor, Banser, serta masyarakat untuk turut menyemarakkan kompetisi dengan memberikan dukungan secara santun dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami mengundang seluruh kader Ansor, Banser, dan masyarakat untuk hadir memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya masing-masing. Mari kita ramaikan Liga Ansor dengan semangat persaudaraan, menjaga keamanan, menghormati setiap peserta, serta menjadikan olahraga sebagai media memperkuat kebersamaan,” tambahnya.

Mengusung tema “Sportivitas, Persaudaraan, dan Kemenangan”, Liga Ansor Kabupaten Pekalongan diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat ikatan antarkader, menumbuhkan budaya hidup sehat, serta melahirkan bibit-bibit atlet potensial dari lingkungan GP Ansor. Lebih dari sekadar kompetisi, Liga Ansor menjadi ruang silaturahmi yang memperkokoh persatuan dan semangat pengabdian kader kepada organisasi, masyarakat, serta Nahdlatul Ulama.

Editor: Anwar

Views: 19

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini