
Wiradesa, nukotasantri – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wiradesa sukses menyelenggarakan Konferensi XII pada Minggu (15/12/2024) di Gedung MWCNU Wiradesa, Jalan Gumawang Baru Nomor 9. Mengusung tema “Membangun Kemandirian, Menebar Manfaat”, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menentukan arah organisasi dan kepengurusan lima tahun ke depan.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudlori, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pekalongan, serta Forkopimcam Wiradesa yang meliputi Camat, Kapolsek, dan Danramil Wiradesa. Turut hadir jajaran Pengurus MWCNU tetangga dari MWCNU Tirto, Wonokerto, dan Siwalan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiradesa, Kepala KUA Wiradesa, Lurah Gumawang, serta pengurus badan otonom dan lembaga di bawah MWCNU Wiradesa. Konferensi ini juga diikuti oleh Pengurus Ranting NU dan Pimpinan Ranting Muslimat NU se-Kecamatan Wiradesa sebagai peserta.
Dalam khutbah iftitah-nya, KH. Ulin Nuha, Rais Syuriyah MWCNU Wiradesa, menekankan pentingnya keseimbangan antara mempertahankan program lama yang baik dan melahirkan inovasi baru yang lebih baik. “Almuhafadzatu alal qadimis sholih wal akhdzu bijadidil aslah,” ujar beliau, mengutip kaidah fikih yang berarti menjaga tradisi baik sambil terus berinovasi. KH. Ulin Nuha juga menegaskan bahwa kemandirian organisasi harus diiringi dengan sinergi dan keterpaduan di antara seluruh komponen Nahdlatul Ulama.
Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, KH. Muslikh Khudlori, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesuksesan konferensi ini adalah simbol kerukunan antara NU dan Muslimat NU. “Semua program kerja kita harus berorientasi pada kemanfaatan bagi kehidupan nahdliyin dan masyarakat luas. Inilah wujud dari fungsi NU sebagai ri’ayatul ummah, yakni ngopeni umat dan memperhatikan kebutuhannya,” jelasnya.
Beliau juga mengingatkan agar konferensi tidak sekadar fokus pada pemilihan ketua. “Figur memang penting, tapi bukan segalanya. Yang utama adalah bagaimana kita bisa bersatu dalam satu visi gerakan Nahdlatul Ulama,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi XII, Raswadi, menyampaikan bahwa suksesnya acara ini menjadi tolok ukur keberhasilan MWCNU Wiradesa dalam lima tahun mendatang. “Dengan tema Membangun Kemandirian, Menebar Manfaat, kami berharap seluruh program kerja yang lahir dari konferensi ini mampu memberikan dampak nyata bagi umat,” ujar Raswadi.

Setelah melalui rangkaian sidang, Konferensi XII MWCNU Wiradesa menetapkan KH. Ulin Nuha sebagai Rais Syuriyah dan Kyai Kasturah sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Wiradesa untuk masa khidmah 2024-2029. Keputusan ini disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir.
Konferensi XII MWCNU Wiradesa bukan sekadar forum pemilihan kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang mandiri dan bermanfaat. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi, diharapkan MWCNU Wiradesa semakin solid dalam menjalankan amanah organisasi demi kesejahteraan umat dan masyarakat luas.
Kontributor: Syaikhul Alim
Views: 33







