Beranda Warta KH Achmad Chalwani dan Prof KH Ali Masykur Musa Pimpin JATMAN 2024-2029:...

KH Achmad Chalwani dan Prof KH Ali Masykur Musa Pimpin JATMAN 2024-2029: Berkhidmat Melestarikan Thariqah

307
0
KH Achmad Chalwani dan KH Ali Masykur Musa terpilih dalam sidang Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) 9 ulama dalam Kongres Ke-13 JATMAN, Sabtu (21/12/2024) di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah (Dok. LTNNU)

Boyolali, nukotasantri – Kongres Ke-13 Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) yang berlangsung di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, menetapkan KH Achmad Chalwani dan Prof KH Ali Masykur Musa sebagai Rais dan Mudir ‘Aali JATMAN untuk periode 2024-2029. Keputusan ini dihasilkan melalui musyawarah dalam Sidang Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang melibatkan sembilan ulama, sebelum disahkan dalam Sidang Pleno Kongres JATMAN.

Dalam sambutan usai terpilih, Prof KH Ali Masykur Musa menggarisbawahi pentingnya mencari wasilah sebagai jalan menuju keberuntungan sejati. “Carilah wasilah, yakni guru atau mursyid kita. Lakukan dengan kesungguhan hati agar kita menjadi muflihun, orang-orang yang beruntung,” ungkapnya. Beliau menegaskan bahwa jalan lurus menuju keselamatan adalah melalui praktik thariqah, yang tidak hanya membimbing manusia kepada kebahagiaan sejati, tetapi juga menjadi rantai perjuangan yang berakar pada sejarah bangsa Indonesia.

“Thariqah adalah jalan sejati menuju keselamatan. Inilah yang harus kita jaga dan sebarkan, karena thariqah merupakan mata rantai perjuangan para pahlawan kemerdekaan bangsa kita,” ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Maskuriyyah, Jakarta, tersebut.

Sementara itu, KH Achmad Chalwani sebagai Rais ‘Aali terpilih, mengulas sejarah kontribusi thariqah dalam membangun bangsa. “Banyak tokoh bangsa, seperti Mohammad Hatta dan Pangeran Diponegoro, adalah pengamal thariqah. Ini menunjukkan betapa besar peran thariqah dalam membentuk jiwa-jiwa pejuang,” jelas Pengasuh Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo, Jawa Tengah.

Pada kongres ini, istilah Rais dan Mudir Aam juga resmi diubah menjadi Rais dan Mudir ‘Aali, menandai penyesuaian nomenklatur yang telah disepakati bersama.

Kedua pemimpin baru ini diharapkan mampu melanjutkan perjuangan melestarikan nilai-nilai thariqah, tidak hanya sebagai tradisi spiritual tetapi juga sebagai inspirasi perjuangan membangun bangsa.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 52

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini