Beranda Warta PD-PKPNU Angkatan IX PCNU Kabupaten Pekalongan Resmi Dibuka, Cetak Kader Penggerak Militan...

PD-PKPNU Angkatan IX PCNU Kabupaten Pekalongan Resmi Dibuka, Cetak Kader Penggerak Militan dan Inspiratif

474
0
Pembukaan PD-PKPNU Angkatan IX PCNU Kabupaten Pekalongan di Pondok Pesantren Baitul Muqaddas Kranji Kedungwuni, Jumat (4/7/2025) (Dok. LTNNU)

Kedungwuni, nukotasantri.or.id – Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan IX PCNU Kabupaten Pekalongan resmi dibuka pada Jumat (4/7/2025) di Pondok Pesantren Baitul Muqaddas, Kranji, Kedungwuni, Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengurus PCNU Kabupaten Pekalongan, pengurus lembaga PCNU, pengurus MWCNU, hingga dosen ITSNU Pekalongan.

Hadir dalam acara pembukaan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan, KH Baihaqi Anwar, Ketua Tanfidziyah Drs. KH. Muslikh Khudlori, M.S.I, Instruktur Nasional PBNU, Dr. KH. Mahsun Mahfudz dan KH. Muhtaram, SS, Khodimul Ma’had Pondok Pesantren Baitul Muqaddas, KH. Tajuddin Shorih, Jajaran pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Rektor ITSNU Pekalongan, Dr. M. H. Ali Imron, SE, M.Si. Camat Kedungwuni beserta unsur Forkompimcam, Pengurus MWCNU Kedungwuni, dan Lurah Kedungwuni Timur.

Panitia PD-PKPNU IX PCNU Kabupaten Pekalongan, Kiai Mustajirin, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Khodimul Ma’had Pondok Pesantren Baitul Muqaddas, KH. Tajuddin Shorih, yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut. “Ini merupakan kali kedua PD-PKPNU dilaksanakan di Pondok Pesantren Baitul Muqaddas. Sebelumnya pernah dilaksanakan oleh MWCNU Kedungwuni di tempat ini. Kami berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik dari awal hingga akhir pada 4-6 Juli 2025, sehingga semua peserta lulus menjadi kader penggerak Nahdlatul Ulama dan menambah jumlah alumni PD-PKPNU yang saat ini sudah mencapai seribuan kader,” ujarnya.

Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan, Drs. KH. Muslikh Khudlori, M.S.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya tiga karakter yang harus dimiliki kader Nahdlatul Ulama. Pertama, kader harus memiliki kemauan untuk terus belajar (studying). Kedua, kader harus menjadi motivator yang memiliki semangat untuk menggerakkan organisasi. Ketiga, kader harus mampu menjadi inspirasi dan suri teladan di tengah masyarakat dan organisasi.

“Kaderisasi mutlak bagi organisasi. Dengan kaderisasi, akan lahir kader-kader militan dan loyal. Para ulama terdahulu memiliki arah dan rel gerakan yang jelas. Sebagai kader, kita juga harus memiliki arah dan rel yang jelas, jangan sampai menjadi orang yang bingung menentukan arah,” tegas KH. Muslikh Khudlori.

Sementara itu, Instruktur Nasional PBNU, Dr. KH. Mahsun Mahfudz, dalam sambutan pengarahannya menegaskan bahwa organisasi tanpa kaderisasi akan hilang dan tinggal nama. Menurutnya, peserta PD-PKPNU merupakan orang-orang pilihan karena tidak semua memiliki kesempatan mengikuti pendidikan dasar kader penggerak ini. “Munas Alim Ulama tahun 2011 di Yogyakarta telah mengamanatkan dilaksanakannya kaderisasi. Maju mundurnya organisasi, hidup matinya organisasi, ada di pundak generasi penerusnya,” tandasnya.

Pelaksanaan PD-PKPNU Angkatan IX ini diharapkan dapat mencetak kader-kader penggerak Nahdlatul Ulama yang memiliki komitmen tinggi dalam menjaga, mengawal, dan menggerakkan organisasi menuju cita-cita luhur para muassis NU. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian materi tentang ke-NU-an, kepemimpinan, dan strategi penggerakan organisasi.

Kontributor: Syaikhul Alim

Views: 80

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini