Kajen, NU Kota Santri — Mengisi masa liburan dengan kegiatan produktif, Pondok Pesantren (PP) Putra Putri Al-Aziziyyah berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pekalongan menggelar Pelatihan Manajemen Sampah pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di kompleks PP. Al-Aziziyyah, Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen ini diikuti oleh seluruh santri guna mengatasi masalah ketergantungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Pelatihan ini digagas sebagai langkah nyata untuk mengubah persepsi bahwa sampah bukan sekadar masalah pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan pengisi waktu libur ini, para santri dibekali keterampilan praktis untuk memilah dan mengolah limbah secara mandiri agar lingkungan pesantren tetap bersih dan sehat.
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, penyelenggara menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang berkolaborasi dengan PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan.
Materi pelatihan dibagi menjadi tiga sesi utama: Najmuddin, S.H.I. membuka wawasan peserta terkait gambaran umum dampak penumpukan dan isu-isu krusial permasalahan sampah saat ini. Ilham Hasan memberikan pembekalan teknis dan memandu praktik pemilahan sampah anorganik agar kembali bernilai guna. Didik Komaruddin, S.P. memberikan materi teknis dan memandu langsung proses pengolahan limbah organik menjadi pupuk kompos.
Usai pemaparan teori, seluruh santri langsung diterjunkan dalam sesi praktik. Dipandu oleh Ilham dan Didik, para santri memilah sampah plastik dan kardus, serta mengolah sisa makanan maupun daun kering di lingkungan pesantren menjadi kompos yang bermanfaat untuk pertanian.
Ketua Panitia Kegiatan, Arif Rusda Dimaski, S.H., menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar santri tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi.
“Kegiatan ini bertujuan mencetak santri yang peduli lingkungan. Harapan besar kami adalah mentransformasi pesantren menjadi Green Pesantren, di mana pengelolaan sampah menjadi budaya harian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi hijau pondok,” pungkas Arif.
Penulis: Robba Masula
Pewarta & foto: Ribkhi
Editor: Khairul Anwar
Views: 7








