Beranda Warta Jambore Pramuka MTs se-Jateng, Kontingen Kabupaten Pekalongan Bawa Pulang Tujuh Piala

Jambore Pramuka MTs se-Jateng, Kontingen Kabupaten Pekalongan Bawa Pulang Tujuh Piala

33
0

Klaten – Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Jawa Tengah Ke-2 berlangsung meriah di Bumi Perkemahan Rama-Sinta, Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Klaten. Kegiatan yang mempertemukan Pramuka Penggalang dari madrasah se-Jawa Tengah tersebut digelar selama empat hari, Ahad – Rabu (2-5/8/2026).

Jambore lima tahunan ini menjadi momentum bagi para peserta untuk mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, sekaligus mengembangkan keterampilan melalui berbagai kegiatan kepramukaan. Dengan latar belakang kemegahan Candi Prambanan, suasana perkemahan terasa semakin istimewa dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Jambore tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berkolaborasi bagi para Pramuka Penggalang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Sebelum upacara pembukaan, suasana Jambore telah semarak dengan berbagai pertunjukan. Defile tari kolosal, Tari Gambyong, serta penampilan marching band menjadi rangkaian pembuka yang berhasil menarik perhatian peserta dan tamu undangan.
Beragam kegiatan dan perlombaan disiapkan untuk menguji keterampilan, ketangkasan, kreativitas, serta karakter para peserta. Pada bidang keterampilan teknis, peserta mengikuti lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) bertongkat variasi, pionering atau tali-temali, navigasi kompas, peta lapangan, hingga menaksir tinggi.

Sementara itu, aspek komunikasi dan pengetahuan diuji melalui lomba sandi, morse, semaphore, pertolongan pertama, serta Lomba Cerdas Tangkas Pramuka (LCTP). Kreativitas peserta juga mendapat ruang melalui penilaian kebersihan dan kelengkapan tapak kemah dalam kegiatan K3 Perkemahan, pentas seni budaya daerah, semaphore dance, serta khitobah tiga bahasa antarkontingen daerah.

Bagi para peserta, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman dalam berkompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah. Hal tersebut dirasakan oleh Sagita, peserta dari MTs Salafiyah NU Karanganyar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Sagita mengaku mendapatkan pengalaman yang menyenangkan selama mengikuti Jambore Pramuka Madrasah 2026. Menurutnya, kegiatan berlangsung meriah dan memberikan kebahagiaan sekaligus pengalaman baru yang tidak terlupakan.
“Saya merasa jambore ini meriah dan bahagia karena bisa menambah pengalaman. Saya senang bisa ikut serta dan merasakan keseruan Jambore Madrasah 2026 ini,” ujar Sagita.

Selain menyampaikan kesan, Sagita juga berharap pelaksanaan Jambore Pramuka Madrasah pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas semakin menarik. Ia berharap kegiatan berikutnya menghadirkan lebih banyak variasi perlombaan sehingga peserta dapat merasakan pengalaman yang lebih seru. “Semoga tahun depan acaranya makin meriah, jenis lombanya lebih bervariasi, dan lebih seru,” pesannya.

Prestasi membanggakan turut ditorehkan sejumlah kontingen daerah. Salah satunya Kontingen Kabupaten Pekalongan yang berhasil membawa pulang tujuh piala dari berbagai ajang perlombaan yang diikuti selama Jambore berlangsung.
Perolehan tersebut menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, kekompakan, dan persiapan yang matang mampu menghasilkan prestasi. Namun, lebih dari sekadar piala, Jambore Pramuka Madrasah Tsanawiyah se-Jawa Tengah Ke-2 meninggalkan pengalaman berharga bagi para peserta.

Piala yang dibawa pulang ke pangkalan madrasah mungkin suatu saat akan berdebu seiring berjalannya waktu. Namun, persahabatan yang terjalin, kemandirian yang tumbuh, semangat kebersamaan, serta kenangan manis selama berada di bawah langit Jamda Prambanan akan menjadi pengalaman yang terus dikenang.

Jambore pun berakhir, tetapi nilai-nilai kepramukaan yang ditanamkan selama kegiatan diharapkan tetap tumbuh dalam diri setiap peserta. Dari bumi perkemahan di bawah kemegahan Candi Prambanan, para Pramuka Madrasah membawa pulang bukan hanya piala, tetapi juga pengalaman, persahabatan, kemandirian, dan semangat untuk terus berkembang.

Kontributor: Masithoh
Editor: K. Anwar

Views: 6

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini