Beranda Warta 452 Jamaah Haji KBIHU An Nahdliyah Pekalongan Kembali ke Tanah Air, Dua...

452 Jamaah Haji KBIHU An Nahdliyah Pekalongan Kembali ke Tanah Air, Dua Jamaah Wafat di Tanah Suci

59
0

Pekalongan, NU Kota Santri – Sebanyak 452 jamaah haji yang tergabung dalam KBIHU An Nahdliyah Pekalongan mulai kembali ke Tanah Air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Kepulangan jamaah berlangsung secara bertahap melalui beberapa kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 12 SOC, Kloter 13 SOC, serta sebagian jamaah yang tergabung dalam Kloter 14 dan Kloter 18.

Kloter 12 SOC yang didampingi oleh pembimbing KH. Muchamad Nur Alif, S.Pd.I berjumlah 291 jamaah. Dari jumlah tersebut, dua jamaah dilaporkan wafat di Tanah Suci karena sakit, masing-masing satu jamaah meninggal di Madinah dan satu jamaah meninggal di Makkah. Sementara itu, Kloter 13 SOC yang dibimbing oleh KH. Ishaq Isfiroyini, Lc. berjumlah 155 jamaah.

Jamaah Kloter 12 SOC tiba di Asrama Haji pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 02.00 WIB. Setelah proses penerimaan di asrama selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kajen, Kabupaten Pekalongan, untuk mengikuti upacara penyambutan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan di kompleks Setda Pekalongan.

Selanjutnya, jamaah Kloter 13 SOC dijadwalkan masuk Asrama Haji pada Senin, 8 Juni 2026, pukul 10.30 WIB. Adapun tiga jamaah yang tergabung dalam Kloter 14 dijadwalkan tiba di Asrama Haji pada Senin malam pukul 22.30 WIB, sedangkan tiga jamaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 18 akan masuk asrama pada pukul 23.30 WIB.

Ketua KBIHU An Nahdliyah Pekalongan, H. Mansur Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ia juga mengungkapkan duka cita atas wafatnya dua jamaah selama berada di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, mayoritas jamaah KBIHU An Nahdliyah Pekalongan dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kini kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Kami juga turut berduka atas wafatnya dua jamaah di Tanah Suci. Semoga mereka memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar H. Mansur Ahmad.

Menurutnya, secara umum kondisi jamaah selama pelaksanaan ibadah haji berjalan baik berkat kerja sama antara jamaah, pembimbing, dan petugas haji. Ia berharap seluruh jamaah dapat mempertahankan nilai-nilai kemabruran setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

H. Mansur Ahmad juga berharap para jamaah mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa haji mabrur tidak hanya terlihat saat berada di Tanah Suci, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari setelah kembali ke rumah. Dengan kepulangan seluruh jamaah secara bertahap ini, rangkaian penyelenggaraan ibadah haji KBIHU An Nahdliyah Pekalongan tahun 2026 pun berjalan dengan lancar dan penuh rasa syukur.

Kontributor: Hesti Sisma Melinda
Editor: Khairul Anwar

Views: 15

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini