
Kajen, nukotasantri.or.id – MI Sullam Taufiq Kajen menggelar Haflah Tasyakur dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Ajaran 2024/2025 pada Sabtu (24/05/2025) di aula madrasah. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Ja’far Hamzah, S.Pd.I, perwakilan LP Ma’arif NU Kecamatan Kajen, Nur Khasani, M.Pd, Pembina Yayasan Sullama Taufiq, Cipto Leksono, S.Pd.I, Ketua Yayasan Sullama Taufiq, Arif Hidayat, M.Pd, serta para kepala satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan Sullama Taufiq. Tidak ketinggalan, para orang tua dan wali murid kelas VI turut hadir memeriahkan momen perpisahan ini.
Kepala MI Sullam Taufiq Kajen, M. Syaikhul Alim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikannya di MI Sullam Taufiq dengan penuh semangat dan dedikasi. Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada madrasah selama enam tahun terakhir.
“Sudah banyak ilmu dan pengalaman yang kalian peroleh selama belajar di MI Sullam Taufiq. Semoga ini menjadi bekal berharga untuk menggapai cita-cita di masa depan. Terima kasih kami sampaikan kepada bapak dan ibu orang tua/wali murid atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin. Hari ini, kami kembalikan amanah itu dengan penuh doa dan harapan,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar tetap menjadi pribadi yang shalih dan shalihah, menjaga adab terhadap orang tua dan guru, serta terus mengamalkan ilmu yang telah didapatkan. “Pertahankan kebiasaan baik yang telah kalian pelajari di madrasah, dan jangan lupa jaga silaturahim dengan para ustadz-ustadzah serta teman-teman,” tambahnya.
Sementara itu, Ja’far Hamzah, S.Pd.I selaku pengawas madrasah memberikan apresiasi atas perkembangan pesat MI Sullam Taufiq dalam delapan tahun terakhir. Ia menyebutkan bahwa jumlah rombongan belajar kini telah mencapai 10 kelas, yang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
“Dari sisi kurikulum, MI Sullam Taufiq sangat inovatif karena berhasil mengintegrasikan kurikulum nasional dengan program TPQ metode Yanbu’a dan Tahfidzul Qur’an. Kurikulum agama pun sangat lengkap dengan pemisahan mata pelajaran seperti Al-Qur’an Hadits, Fikih, Akidah Akhlak, SKI, dan Bahasa Arab,” ungkap Ja’far.
Ia menilai bahwa pilihan orang tua menyekolahkan anak di MI Sullam Taufiq merupakan langkah yang tepat, mengingat kualitas akademik dan prestasi madrasah yang membanggakan hingga ke tingkat provinsi. Di akhir sambutannya, Ja’far memperkenalkan tagline madrasah, “MI Sullam Taufiq: Maju, Bermutu, Mendunia” sebagai bentuk harapan besar terhadap masa depan lembaga tersebut.
Kegiatan Haflah Tasyakur dan pelepasan siswa kelas VI berlangsung dengan nuansa sederhana namun tetap sarat makna. Selain prosesi pelepasan siswa, acara juga dimeriahkan oleh penampilan siswa kelas 1 hingga kelas 5 dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti rebana, tari tradisional, tilawah Al-Qur’an, pencak silat, taekwondo, pembacaan puisi, drama, dan lainnya. Suasana haru dan gembira berpadu menjadi satu dalam momentum perpisahan ini.
Acara ditutup dengan doa bersama, harapan, dan kenangan yang membekas di hati setiap hadirin. Momen ini menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan adalah bagian penting dari kehidupan, dan pelepasan bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah baru yang lebih besar.
Kontributor: Kharis Zakariya
Views: 106







